by

Begini Cara Mencegah dan Mengobati “Kude Buta”

Kude Buta (Bahasa Aceh) adalah panyakit kudis yang disebakan oleh tungau (Sracoptes scabiei). Hewan kecil ini mampu bereproduksi di atas permukaan kulit dan dapat masuk kedalam kulit untuk bertelur sehingga kulit kita merasa gatal di area adanya binatang tungau itu, dan kita cendrung untuk menggaruknya hingga menjadi luka dan infeksi sehingga terjadinya Kude Buta.

“Tungau sangat aktif bereproduksi saat malam hari, sehingga orang yang terjangkit penyakit Kude Buta gatal sangat terasa saat malam hari. Penyakit Kude Buta ini adalah penyakit menular dan menyebar dengan cepat melalui kontak fisik antar anggota keluarga,” kata dr. H. Zulfikry, kepada penulis, Jumat (28/12) malam.

Kata dr H. Zulfikry atau akrab disapa dr Ayi, kasus Kude Buta di dunia mencapai 300 juta orang. Di Aceh penyakit ini pernah mencuat pada tahun delapan puluhan, dan pada tahun 2003-2004 banyak juga keluhan masyarakat terhadap penyakit ini. “Dalam waktu dekat ini, banyak kasus Kude Buta kita temukan lagi seperti dilaporkan beberapa Puskesmas dalam wilayah Aceh Timur,” ujar dr. Zulfikry yang juga menjabat Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Timur.

“Tanda dan gejala penyakit Kude Buta, yakni adanya ruam dan gatal yang luar biasa dimalam hari. Adanya jejak galian yang tipis dan tidak teratur dikulit, kemudian kulit agak melepuh atau terdapat benjolan seperti jerawat berwarna merah, bisa juga kulit Anda mengeras dengan kerak tebal dan bewarna keabu-abuan, ini biasanya jenis scabiei Norwegia,” papar dr. Ayi.

Sebut dr. Ayi, penyakit kude Buta jika terjangkit pada orang dewasa, paling sering ditemukan di antara jari tangan, ketiak, sekitar pinggang, dalam pengelangan tangan, atas siku, jari kaki, telapak kaki, sekitar payudara, sekitar area kelamin pria, pantat dan belakang lutut.

“Sedangkan pada bayi dan anak-anak, Kude Buta sering ditemukan di sekitar wajah, kulit kepala, leher telapak kaki, dan telapak tangan. Jika kita langsung kontak fisik atau menggunakan handuk, sprei dan pakaian dengan orang yang terinfeksi, maka kita juga akan terjangkit penyakit itu,” papar dr. Ayi.

Dr. Ayi menjelaskan, upaya pencegahan penyakit kudis tersebut, yang terpenting hindari kontak langsung dengan orang yang terjangkit, jaga kebersihan rumah Anda dengan sanitasi yang bagus, seperti kamar rumah Anda mendapat suplay sinar matahari yang cukup, biasakan cuci kaki dan tangan sebelum tidur, dan bersihkan setiap sudut rumah Anda dengan penyedot debu.

Mengobati penyakit ini, Anda dapat menghubungi dokter. Mengolesi krim setelah mandi, biarkan krim atau obat menyerap dulu dalam kulit sebelum dibasuh. Cuci semua pakaian yang sering Anda gunakan dengan air panas yang mendidih.

“Saat hendak tidur malam hari, Anda juga dapat membersihkan area kulit Anda yang terkana infeksi dengan air hangat yang dicampur anti siptik cair, untuk mengurangi rasa gatal. Mengolesi krim permethrin, atau krim krim topikal yang mengandung zat kimia yang dapat membunuh hewan kecil tungau yang menyebabkan kude buta. Krim tersebut dapat digunakan oleh orang dewas, anak umur 2 bulan atau lebih. Jika penyakit berlanjut segera hubungi dokter, ” demikian dr. H. Zulfikry.

Hasil penelusuran penulis di internet, ada beberapa macam ramuan alami untuk Kude Buta diantaranya: Campuran Kunyit dan Minyak Zaitun dioles di kulit Anda. Rendam dengan air sirih yang dicampur air garam. Caranya siapkan air hangat di dalam baskom berukuran sedang, lalu tambahkan dengan beberapa sendok garam dapur, benerapa helai daun sirih. Aduk hingga rata dan masukkan anggota tubuh yang mengalami penyakit Kude Buta. Rendam selama 15 menit hingga air panas dingin. Anda juga dapat mandi laut. Nah makanya mandi laut setidaknya seminggu sekali sangat diperlukan untuk kesehatan. (*)

Menurut Wikipedia : Tungau adalah sekelompok hewan kecil bertungkai delapan yang, bersama-sama dengan caplak, menjadi anggota superordo Acarina. Tungau bukanlah kutu dalam pengertian ilmu hewan walaupun sama-sama berukuran kecil (sehingga beberapa orang menganggap keduanya sama). Apabila kutu sejati merupakan anggota Insecta (serangga), tungau lebih berdekatan dengan laba-laba dilihat dari kekerabatannya.

Comment

News Feed