Breaking News

Langkah Bupati Rocky Tingkatkan Perekonomian Rakyat, Eks GAM Diajak Kembangkan Kopi Robusta (Bagian IV)

Aceh Timur – Seiring hak pengelolaan Hutan Tanaman Industri (HTI) telah dicabut oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, pada April 2019 lalu. Kesempatan pemanfaatan Areal Penggunaan Lain (APL) yang ada di daerah ini, oleh Bupati Aceh Timur H Hasballah Bin HM Thaib SH, dijadikan sebagai lahan perkebunan Kopi untuk meningkatatkan ekonomi rakyat.

Bupati yang akrab disapa Rocky tersebut, mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan APL tersebut sebagai lahan perkebunan Kopi. Bahkan beliau juga mengajak semua eks GAM untuk mengambil bagian dalam mengembangkan sektor perkebunan kopi di belantara Aceh Timur ini.

“Kita berharap kepada eks GAM yang saat ini mendiami perumahan Kota Terpadu Mandiri (KTM), dan yang telah bercocok di kawasan eks HTI, agar benar-benar memamfaatkan kawasan berbasis pertanian itu secara produktif,” kata Bupati Rocky disela-sela kunjungannya ke Lokasi KTM, di Dusun Seumeudang Jaya Desa Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur, beberapa waktu lalu.

Ia mengaku, sejak dirinya terpilih menjadi Bupati Aceh Timur, pada periode pertama tahun 2012, beliau telah meninjau bahwa kawasan HTI PT Gunung Meudang Raya Utama Timber (Gamrut) ini termasuk dalam kawasan areal penggunaan lain (APL) dan tidak dikelola sesuai prosedur.

Perumahan KTM di Bekas Lahan HTI. Foto Ist

Karena itu, Ia menyurati Menteri LHK dan Kehutanan RI, untuk meninjau kembali status hak pengelolaan HTI. Kemudian Menteri LHK dan Kehutanan mencabut hak pengelolaannya dan statusnya saat ini menjadi areal penggunaan lain (APL) yang kewenangannya di bawah Pemerintah Daerah.

Related Articles