FREELINENEWS.COM | BIREUEN – 50 Mahasiswa Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan terlibat pada program mahasiswa berdampak tahun 2026, mulai tanggal 28 Januari hingga 28 Februari 2026.
Pengantaran peserta kelokasi sebagai tanda dimulai program itu diterima langsung oleh Keuchik Pante Lhong Murizal Haryanto yang berlangsung, Rabu, (28/1/2026) kemarin.
Ketua Dosen Pembimbing Program Mahasiswa Berdampak, Dr Imam Muslem R., M.Kom menyampaikan program pengabdian ini dirancang sebagai bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam menjawab permasalahan masyarakat, khususnya pada wilayah terdampak bencana yang masih menghadapi keterbatasan infrastruktur dasar.
Menurutnya program mahasiswa berdampak ini didanai Direktorat Pembelajaran dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).
Program melibatkan 50 mahasiswa dari empat prodi dan turut didampingi tiga dosen pembimbing, diharapkan tidak hanya mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan teknologi sesuai bidang keilmuan masing-masing.
“Program ini juga mampu menumbuhkan kepedulian sosial, empati, dan juga kemampuan bekerja lintas disiplin demi menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” jelas Imam Muslem.
Selain itu juga merupakan wujud komitmen pemerintah dalam mendorong peran aktif mahasiswa dan perguruan tinggi untuk memberikan solusi atas persoalan sosial dan lingkungan di masyarakat.
Mahasiswa terlibat dari program studi, yaitu Informatika, Informatika Medis, Teknik Sipil, dan Ilmu Lingkungan, dengan dosen Pembimbing Dr Imam Muslem R.,M.Kom, Dr Ir Cut Azizah, MT, dan Zulkifli, M.Kom.
Menurut Imam Muslem R, salah satu program unggulan pada program ini yaitu mahasiswa akan menerapkan teknologi filtrasi air 10 tahap yang dirancang untuk menghasilkan air minum yang aman, higienis, dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat.
Nanti mahasiswa akan bersinergi dengan program hunian darurat yang dibangun oleh LazisMu Bireuen yang bekerja sama dengan MDMC, jelasnya.
Keuchik Pante Lhong, Murizal Haryanto mengucapkan terima kasih atas keterlibatan dan kehadiran mahasiswa dalam proses membangun kembali Pante Lhong yang telah porak poranda akibat banjir bandang Akhir November 2025 lalu.
Harapannya kehadiran program pengabdian mahasiswa berdampak, mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya warga yang masih menempati hunian darurat, harapnya.[]









