FREELINENEWS.COM | ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Alfarlaky membentuk Satgas Pemulihan Administrasi Pemerintahan. Upaya ini untuk mempercepat layanan publik pasca banjir bandang.
“Satgas ini nantinya akan bertugas di kecamatan-kecamatan terdampak berat seperti Simpang Jernih, Serbajadi/Lokop, dan kecamatan lainya, yang mengalami kelumpuhan layanan administrasi akibat bencana alam beberapa waktu lalu,” Kata Bupati, kepada freelinenews.com, Sabtu (03/01/2026).
ASN Terpilih, Menjadi Garda Terdepan Pemulihan
Lanjut Alfarlaky, Satgas ini terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN) pilihan yang memiliki kompetensi unggul di bidangnya masing-masing. Mereka direkrut dari berbagai dinas dan badan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, dengan mempertimbangkan pengalaman, integritas, dan kemampuan teknis yang mumpuni.
“Ini bukan sekadar penugasan biasa. Kami menempatkan ASN terbaik untuk memastikan denyut pelayanan publik kembali berdetak di wilayah-wilayah yang sempat terhenti dan mereka akan memetap disana,” ujar Bupati Alfarlaky.
Empat Misi Utama Satgas
Satgas Pemulihan Administrasi Pemerintahan akan menjalankan empat misi strategis :
- Normalisasi Administrasi Kecamatan.
Memulihkan sistem tata kelola pemerintahan di tingkat kecamatan dan gampong agar kembali berjalan sesuai standar pelayanan.
- Penguatan Kinerja ASN Kecamatan.
Memberikan pendampingan dan pelatihan kepada ASN setempat agar mampu bangkit dan melanjutkan pelayanan secara mandiri dan profesional.
- Dukungan Pemenuhan Data Pasca Bencana.
Membantu pengumpulan, verifikasi, dan pelaporan data kebutuhan masyarakat terdampak sebagai dasar intervensi kebijakan dan bantuan.
- Percepatan Layanan Administratif
Melalui kehadiran perwakilan Satgas di lapangan, masyarakat tetap dapat mengakses layanan penting seperti pembuatan KTP, perizinan, dan layanan admimistrasilainnya.
Simbol Kehadiran Negara di Tengah Rakyat
Pembentukan Satgas ini menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam menjamin hak-hak dasar masyarakat, terutama di masa-masa sulit. Lebih dari sekadar pemulihan teknis, Satgas ini membawa semangat solidaritas, pelayanan, dan pemulihan martabat warga.
“Satgas ini adalah wajah pemerintah yang hadir, bekerja, dan melayani langsung di tengah masyarakat. Kita ingin memastikan bahwa tidak ada pelayanan kepada masyarakat yang terabaikan dalam pasca bencana ini,” demikian Bupati Alfarlaky.







