FREELINENEWS.COM | BIREUEN – Kepala Bagian (Kabag) Media dan Komunikasi STIS Ummul Ayman, Tgk M Aidil Adhaa, Lc, lolos dalam program beasiswa non gelar berupa Short Course (Pendidikan Intensif) dari As-Salam fil ‘Aalamiin (ASFA) selama satu bulan ke Mesir.
Tgk Aidil kepada Freelinenews.com, Rabu (28/1/2026) mengatakan, kepastian keberangkatan tersebut diketahui setelah mendapat kabar dari panitia lewat pengumuman melalui akun Zoom dari pihak ASFA. Kegiatan berlangsung sejak 10 Januari hingga 10 Februari 2026.
Dari ratusan peserta yang mendaftar, hanya 45 peserta dari 45 lembaga pendidikan dari 22 provinsi yang lolos berangkat ke Al- Azhar Mesir. Tgk Aidil satu-satunya peserta dari Aceh, dari Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Ummul Ayman.
“Alhamdulillah setelah melewati serangkaian sesi pemberkasan hingga wawancara menggunakan Bahasa Arab, akhirnya saya lolos. Ini tentu berkah doa Ummi, keluarga, Waled dan dewan guru di Ummul Ayman,” ujarnya.
Tgk Aidil putra asli Desa Pante Garot, Kecamatan Indrajaya, Kabupaten Pidie itu adalah alumni Universitas Al-Ahgaff, Tarim, Yaman, Setelah lulus di Yaman, Ia diutus mengabdi di Dayah Mahasiswa Ummul Ayman 3, Pidie Jaya, Selain sebagai guru, Tgk Aidil juag dipercaya sebagai Kabag Media dan Komunikasi STIS Ummul Ayman 3 Pidie Jaya.
Program beasiswa yang dikuti Tgk Aidil ini adalah program dari Yayasan As-Salam fil ‘Aaalamin (ASFA) berbentuk pelatihan peningkatan kapasitas, diperuntukkan bagi tokoh-tokoh masyarakat, tokoh pesantren dan lembaga pendidikan lainnya di seluruh Indonesia. Program ini sebagai bagian untuk membantu pemerintah dalam menggapai bonus demografi menyongsong Indonesia Emas 2045.
Peserta program ini merupakan kader dari 45 lembaga pendidikan, pesantren dan perguruan tinggi dari 22 provinsi di Indonesia. Tujuan program ini adalah menjadi penguatan SDM unggul di lembaga pendidikan pesantren.
Selama di Al-Azhar Kairo, peserta mendapatkan pendalaman ilmu tafsir, hadits, bahasa, fatwa, fikih kontemporer dan lainnya serta menyambung sanad keilmuan.
Keberangkatan seluruh peserta short course ini dilepas oleh Ketua Lazis ASFA H. Muchlis Hasyim Yahya bersama Ketua Nazdir Wakaf ASFA Irjen Pol (Purn) Mas Guntur Laupe dan Wakil Ketua Lazis ASFA Anizar Masyhadi, MA. pada Jumat (09/01/2026).
Dengan adanya pelatihan ini, ASFA mengharapkan agar kompetensi para tokoh ini dalam kajian ilmiah bisa meningkat. Peserta juga diharapkan bisa melestarikan budaya lokal dalam rangka mendukung pengembangan sumber daya manusia di lingkungan lembaganya masing-masing. []











