FREELINENEWS.COM | BIREUEN – Pemkab Bireuen melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyalurkan bantuan 110 ton beras bagi masyarakat terdampak banjir ke 17 kecamatan terdampak banjir bandang dan tanah longsor.
Hal itu disampaikan Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Bireuen, Doli Mardian, kepada freelinenews.com, Rabu (28/1/2026) pagi terkait dengan penanganan lanjutan bagi masyarakat korban bencana hydro metereologi.
“Hari ini kita lagi distribusikan lebih kurang 110 ton beras untuk semua kecamatan yang sementara ini kita simpan di gudang Dinas Pertanian. Insya Allah untuk pendistribusian beras bisa clear hari ini, sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya,” ujarnya.
Begitu juga dengan berbagai jenis logistik lainya yang ada di gudang logistik BPBD Bireuen juga terus didistribusi kepada masyarakat dan tentunya sesuai dengan kebutuhan dan sesuai dengan data korban dipengungsian.
Semoga nantinya Bupati Bireuen, H Mukhlis bisa memohon kepada pihak Bulog untuk penambahan persediaan beras karena stok beras sudah kami disalurkan ke semua kecamatan yang terdampak banjir dan tanah longsor.
Terkait warga korban banjir masih mengungsi, kata Doli Mardian, masih ada pengungsi di Gampong Bale Panah, Kecamatan Juli, Peusangan, Peusangan Selatan dan Peusangan Siblah Krueng, juga dibeberapa lain.
“Masyarakat masih mengungsi ini rata-rata korban rumah hilang dan juga rusak berat,” sebutnya seraya mengatakan Pemkab Bireuen juga lagi melakukan validasi data rumah korban banjir yang dilakukan 200 petugas verifikator ke gampong-gampong.
Setelah data diperoleh selanjutnya BPBD mengumumkan nama-nama yang sudah didapat sebagai bentuk transparansi dan bantuan nanti tepat sasaran, apabila ada korban yang belum terdata tahap pertama ini, nanti didata kembali tahap dua sehingga benar-benar tetap sasaran, jelasnya.
Setelah data tahap pertama selesai, dokumen itu ditandatangani Bupati, segera kami kirim ke BPBA dan BNPB Pusat. “Insya Allah, paling lambat hari Senin depan tahap pertama selesai, dan kami terus berupaya masyarakat segera mendapatkan bantuan rumah,” terang Kalaksa BPBD Doli Mardian.[]









