FREELINENEWS.COM | ACEH TIMUR – Kakak dan adik “bertarung” ketat dalam Pemilihan Keuchik Langsung (Pilchiksung) di Gampong Matang Kunyet, Kecamatan Nurussalam, Kabupaten Aceh Timur. Pada perhitungan suara si Adik unggul 10 sepuluh suara dari sang kakak.
Hanya dua kandidat calon sekandung yaitu, Junaidi (30) (kakak) dan Muhammad Zahri (25) (Adik) yang memperebutkan kursi Keuchik dalam Pilchiksung Gampong Matang Kunyet 2026, yang dilaksanakan di halaman menasah setempat, Kamis 20/8/2026.
“Di Gampong kami pada Pilchiksung 2026 ini hanya dua orang calon yang mendaftar mereka merupakan adik-kakak, dan kedua mereka telah melalui proses verifikasi sesuai aturan,” kata Helmi Ketua Panitia Pemiliahan Keuchik Gampong Matang Kunyet.
Keduanya kakak dan adik kandung ini tinggal satu rumah. Si kakak Junaidi bernomor urut 1 dan si Adik Muhammad Dahri bernomor urut 2. “Alhamdulillah, sejak awal proses pencalonan kandidat, hingga hari pemilihan, kondisi Pilchiksung Gampong Matang Kunyet berjalan aman dan damai,” papar Helmi.
Jelas Helmi, jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) Gampong Matang Kunyet, sebanyak 235. Yang hadir memberikan suara sesuai dengan absensi sebanyak 150 jiwa.
Akhir dari perhitungan suara, dari tong nomor urut 1 Junaidi (si kakak) memperoleh 70 suara. Sedangkan tong nomor urut 2 Muhammad Dahri (Si Adik) meraih 80 suara.
“Kita mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Gampong Matang Kunyet yang telah menyukseskan dan telah menggunakan hak suara Pilchiksung 2026 ini.”
“Kita juga mengucapkan terima kasih kepada Tuha Peut, Pj Keuchik, Camat Nurussalam, Bapak Mukim Matang Panyang, Kapolsek Nurussalam, Danramil Nurussalam dan seluruh personel yang telah ikut memantau proses Pilchiksung Gampong Matang Kunyet, hingga berlangsung aman,” demikian Helmi.
Keuchik terpilih Muhammad Dahri, saat diwawancarai media ini usai pemilihan mengatakan, Ia sangat bersyukur dan senang atas terpilih dirinya. “Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh warga Gampong Matang Kunyet yang telah memberikan kepercayaan kepada saya,” ucap sang pemuda yang masih melajang itu.
Dahri mengajak semua masyarakat dan seluruh tokoh, untuk bersatu dan menjalin kekompakan dalam membangun Gampong Matang Kunyet kedepan lebih baik dan maju.
“Karena tanpa dukungan masyarakat, saya sendiri juga tidak mampu untuk membangun gampong yang kita cintai ini,” demikian Muhammad Dahri. []










