FREELINENEWS.COM | BANDA ACEH – Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh, Safrizal, S.STP., M.Ec.Dev., membuka peluang investasi seluas-luasnya bagi pihak swasta, khususnya pengusaha di sektor perikanan, untuk memanfaatkan lahan di Kawasan Industri Lam Pulo, Banda Aceh.
Safrizal menyampaikan hal tersebut saat menghadiri penandatanganan kontrak kerja sama penyewaan lahan untuk kegiatan produksi hasil perikanan bersama tiga perusahaan swasta, Senin (12/10/2026).
Ketiga perusahaan tersebut adalah PT Karya Anak Nelayan, PT Evo Bahari Indonesia, dan PT Fheshenary Indo Makmur.
“Terima kasih kepada PT Karya Anak Nelayan, PT Evo Bahari Indonesia, dan PT Fheshenary Indo Makmur yang telah menandatangani kontrak kerja sama penyewaan lahan untuk produksi hasil perikanan di Kawasan Industri Lam Pulo,” kata Safrizal di hadapan para pengusaha.
Menurut Safrizal, peluang investasi di kawasan tersebut diharapkan dapat mendorong pengembangan sektor perikanan di Aceh. Selain itu, pemanfaatan lahan untuk kegiatan produksi hasil perikanan juga berpotensi meningkatkan nilai tambah produk, membuka lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Ia menegaskan, DKP Aceh membuka kesempatan bagi para pelaku usaha yang berminat mengembangkan bisnis di kawasan industri tersebut, terutama dalam mendukung pengolahan dan pemasaran hasil perikanan.
Melalui kerja sama antara pemerintah dan pihak swasta, Kawasan Industri Lam Pulo diharapkan dapat berkembang menjadi salah satu pusat kegiatan usaha perikanan yang mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat Aceh.
Sementara itu, Direktur PT Fheshenary Indo Makmur, Erli Wadi, kepada FreelineNews.com menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh, Safrizal, atas kesempatan investasi yang diberikan kepada perusahaannya di Kawasan Industri Lam Pulo, Banda Aceh.
Erli Wadi berharap kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha di sektor perikanan serta memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Ia juga berharap kerja sama ini dapat mendukung pengembangan industri perikanan di Aceh, sekaligus membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat setempat.[]












