• Tentang Kami
Friday, January 23, 2026
  • Login
Freelinenews
  • HOME
  • INTERNATIONAL
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • OPINI
No Result
View All Result
Freelinenews
No Result
View All Result
  • HOME
  • INTERNATIONAL
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • OPINI

Kontribusi Industri Hulu Migas Topang Ekonomi Daerah

Ilyas Ismail by Ilyas Ismail
5 years ago
in Berita Utama
Kontribusi Industri Hulu Migas Topang Ekonomi Daerah

CPP Blok A Blang Nisam Aceh Timur.

27
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

FREELINENEWS.com | Aceh Timur – Aceh merupakan salah satu daerah di Negara Kesatuan Republik Indonesia yang memiliki sumber daya alam yang sangat melimpah. Bentuk sumber daya alam yang terkandung di dalamnya sangatlah beragam. Sumber daya yang melimpah tersebut tersebar di kabupaten/kota di Aceh dengan kondisi geografis yang berbeda-beda disetiap kabupaten /kota.

Aceh, selain mempunyai sumber daya alam tumbuhan dan mikroorganisme, juga terkandung sumber daya alam abiotik seperti minyak bumi dan gas alam yang merupakan salah satu sumber daya alam menjadi kebutuhan mutlak bagi perkembangan manusia abad ini.

Baca Juga

Tiga Belas Pintu Ruko di Aceh Timur Ludes Terbakar

Tiga Belas Pintu Ruko di Aceh Timur Ludes Terbakar

January 22, 2026
Menteri PU Indonesia Datang ke Aceh Naik Gerobak Seling

Menteri PU Indonesia Datang ke Aceh Naik Gerobak Seling

January 22, 2026

Kabupaten Aceh Timur adalah salah satu kabupaten di Aceh yang mempunyai sumber daya alam minyak bumi dan gas alam, yang telah dilakukan eksplorasi dan eksploitasi sejak Indonesia belum merdeka. Hingga hari ini Kabupaten Aceh Timur masih menyumbang devisa negara di sektor Migas, kawasan eksplorasi dan eksploitasi Migas Blok A yang operasionalnya oleh PT. Medco E&P Malaka, tentunya akan memberi dampak terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Bagaimana kontribusi indutri hulu migas dalam menopang ekonomi daerah. Berikut ini wawancara freelinenews.com dengan Kepala Divisi Formalitas dan Hubungan Eksternal Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) Adi Yusfan, melalui pesan WA :

Bisakah Industri Migas Topang Pertumbuhan Ekonomi Daerah ?

 Adi Yusfan : “Industri migas tentu saja bisa menopang ekonomi daerah. Untuk dampak langsung keberadaan industri hulu migas bagi daerah ini mencakup dana bagi hasil (DBH) migas yang sudah diatur dalam perundang-undangan, hak partipasi (participating interest/PI) sebesar 10 persen, pajak daerah dan retribusi daerah,”

Bagaimana dampak langsung dan tidak langsung Industri Migas untuk pembangunan Daerah ?

 Adi Yusfan: “ Selanjutnya, adanya vendor untuk penyedia barang dan jasa lokal, penyerapan tenaga kerja lokal, dan adanya tanggung jawab sosial. Fasilitas penunjang operasi migas juga dapat digunakan oleh masyarakat, adanya pasokan gas untuk kelistrikan daerah, bahan bakar industri, hingga bahan baku industri. Untuk dampak tidak langsung, berasal dari perusahaan penunjang bisnis hulu migas seperti  pajak daerah dan retribusi daerah, lalu ada bisnis penyedia barang dan jasa lokal, penyerapan tenaga kerja lokal, dan kucuran tanggung jawab sosial (TJS).”

Sumber Foto Medco E&P Malaka

Bagaimana tanggung jawab social atau CSR Perusahaan Migas untuk Daerah ?

Adi Yusfan : “Untuk CSR pun, BPMA memastikan pengelola dana Corporate Social Responsibility (CSR) tepat sasaran, dan bertempat di wilayah kerja dari Kontraktor Kontrak Kerja Sama (K3S). Pemberian dana CSR tersebut juga berdasarkan wilayah kerja. Apabila perusahaan itu berwilayah kerja misalnya di Aceh Utara tentu memprioritaskan ring satunya untuk wilayah tersebut. Untuk saat ini, BPMA mengelola KKKS yang memiliki Wilayah Kerja di Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Utara, Lhokseumawe, dan Aceh Timur.

Apakah dengan kahadiran indutri migas dapat meningkatkan persentase Tingkat Komponen Dalam Negeri (TDKN) ?

 Adi Yusfan : ”Kehadiran industri hulu migas turut memberikan multiplier effect baik bagi warga lokal maupun daerah. Sebagai informasi, Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) berhasil meningkatkan persentase Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Berdasarkan hasil perhitungan Per April 2021 Capaian komitmen TKDN Gabungan Barang dan Jasa naik tajam hingga mencapai 82,98% (cost basis) dengan ini melebihi target TKDN hulu migas 2021 sebesar 57% yang telah diterapkan sebelumnya.

 Untuk menjaga Capaian Indutri Migas di Aceh, apa yang dilakukan BPMA ?

 Adi Yusfan : “Untuk menjaga capaian tersebut hingga Desember 2021, BPMA selalu mengingatkan dan mengawasi Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Wilayah Kerja Aceh untuk mewajibkan penggunaan produk barang dan jasa dalam negeri.”

Berapa besar produksi Migas Aceh Tahun 2021. Dan Apa komitmen BPMA untuk meningkatan investasi Hulu migas di Aceh ?

 Adi Yusfan : “Hingga kuartal I Tahun 2021, produksi migas telah mencapai 18.431 BOEPD atau 108% dari target 17.051 BOEPD. Kepala BPMA Teuku Mohamad Faisal mengatakan fokus pengembangan migas Aceh adalah mendorong produksi dan menemukan cadangan baru.”

Dari hasil wawancara freelinenews.com dengan Kepala Divisi Formalitas dan Hubungan Eksternal Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) Adi Yusfan, dapat disimpulkan bahwa kehadiran industri hulu migas akan memberikan multiplier effect baik bagi warga lokal maupun daerah itu sendiri. Sehingga dengan lancarnya operasional produksi migas, tentunya akan menopang perekonomian daerah secara signifikan, seperti daerah-daerah lainnya di Indonesia yang mempunyai potensi migas.(Ilyas Ismail Sekretaris PWI Kabupaten Aceh Timur)

Share27TweetSend
ADVERTISEMENT

Baca Juga

Tiga Belas Pintu Ruko di Aceh Timur Ludes Terbakar

Tiga Belas Pintu Ruko di Aceh Timur Ludes Terbakar

January 22, 2026
Menteri PU Indonesia Datang ke Aceh Naik Gerobak Seling

Menteri PU Indonesia Datang ke Aceh Naik Gerobak Seling

January 22, 2026
Penyidik Kejari Bireuen Tahan Bendahara DPMG-PKB

Penyidik Kejari Bireuen Tahan Bendahara DPMG-PKB

January 22, 2026
Abu Mudi Apresiasi Langkah Kepala BGN Aceh

Abu Mudi Apresiasi Langkah Kepala BGN Aceh

January 20, 2026
Kepala BNPB Serah Tabungan DTH Untuk Korban Banjir Bandang di Bireuen

Kepala BNPB Serah Tabungan DTH Untuk Korban Banjir Bandang di Bireuen

January 20, 2026
Jauh Berkurang, Pagu Dana Desa 2026 di Bireuen Rp 167 Milyar Lebih

Jauh Berkurang, Pagu Dana Desa 2026 di Bireuen Rp 167 Milyar Lebih

January 20, 2026
Kolam Labuh dan Alur Sungai TPI Bagok Dangkal Akibat Sedimentasi Lumpur Banjir

Kolam Labuh dan Alur Sungai TPI Bagok Dangkal Akibat Sedimentasi Lumpur Banjir

January 20, 2026
Jembatan Bailey Kutablang Dibuka Kembali Ba’da Jumat

Jembatan Bailey Kutablang Dibuka Kembali Ba’da Jumat

January 16, 2026
Please login to join discussion

Search

No Result
View All Result

Recent News

Masyarakat Minta Pemerintah Segera Bangun Jembatan Putus

Masyarakat Minta Pemerintah Segera Bangun Jembatan Putus

January 22, 2026
Tiga Belas Pintu Ruko di Aceh Timur Ludes Terbakar

Tiga Belas Pintu Ruko di Aceh Timur Ludes Terbakar

January 22, 2026
Tenaga Medis Puskesmas Jeunieb Gotroy Bersihkan Polindes Gampong Putoh

Tenaga Medis Puskesmas Jeunieb Gotroy Bersihkan Polindes Gampong Putoh

January 22, 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
  • Disclaimer
Email : redaksi.freelinenews@gmail.com

© 2025 freelinenews.com by PT. Darussalam Megah Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • INTERNATIONAL
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • OPINI

© 2025 freelinenews.com by PT. Darussalam Megah Media