FREELINENEWS.COM | BIREUEN – Masyarakat Kecamatan Peusangan Selatan, Kabupaten Bireuen, meminta pemerintah segera membangun jembatan Ule Jalan yang putus diterjang banjir akhir November tahun lalu.
Harapan tersebut disampaikan Camat Peusangan Selatan, Saifuddin dan juga Keuchik Suwak Muhammad Wali yang ditemui freelinenews.com dilokasi, Kamis (22/1/2026) pagi, melihat kondisi terkini jembatan tersebut.
Camat mengatakan jembatan itu merupakan akses penyeberangan utama menghubungkan enam gampong diseberang yaitu Suwak, Darul Aman, Tanjong Beuridi, Blang Mane, Darussalam dan Pulo Harapan.
Setelah jembatan itu putus saat ini untuk menyeberang sungai sejak beberapa waktu terakhir masyarakat harus menggunakan sarana alternatif yaitu perahu getek di tepi kanan kiri aliran sungai disediakan warga.
Guna melancarkan kembali akses penyeberangan dan perekonomian masyarakat, kami mengharapkan kepada pemerintah mempercepat membangun jembatan baru Ule Jalan, ujar Camat.
Harapan senada juga dikatakan Keuchik Suwak Muhammad Wali kepada freelinenews.com dilokasi, untuk membuka akses penyeberangan diharapkan pemerintah dapat segera membangun jembatan baru agar aktivitas masyarakat kembali berjalan lancar.
Selain itu juga mengharapkan kepada pemerintah membangun jembatan gantung di Dusun Pante Pocut untuk sarana penyeberangan warga Suwak menuju perkebunan karena jembatan gantung yang sudah ada telah putus diterjang banjir bandang.
“Kami juga mengatakan pemerintah untuk segera membangun pengaman tebing sungai agar tanah tebing tidak terus longsor, sekaligus penurunan aliran sungai,” harap Keuchik Suwak.
Ebtadi warga Kecamatan Peusangan Selatan kepada freelinenews.com juga mengharapkan kepada pemerintah untuk mempercepat pembangunan kembali jembatan rangka baja Ule Jalan-Suwak putus ekses bencana itu.
Sehingga bisa membuka akses lintas masyarakat dan anak-anak menuju sekolah. Warga mengharapkan ada kebijakan dari pemerintah untuk dapat membantu gratiskan biaya khusus bagi anak-anak saat pergi dan pulang sekolah menyeberangi sungai naik perahu getek, ujarnya.[]










