FREELINENEWS.COM | BIREUEN – Pemerintah Pusat membantu 68 ton lebih benih padi melalui Bupati dan Dinas Pertanian dan Perkebunan, Kabupaten Bireuen untuk petani terdampak banjir yang tidak sempat panen padi atau mengalami puso.
Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Kadistanbun) Bireuen, Mulyadi SE MM kepada wartawan, Kamis (29/1/2026) mengatakan benih padi bantuan itu sudah disalurkan ke petani di wilayah Peusangan dan di beberapa gampong di Kecamatan Jangka.
Dijelaskan juga bahwa bantuan benih padi itu seluruh 68 ton lebih diberikan melalui kelompok tani. Berdasarkan data yang diperoleh tim lapangan ada 11.960 petani dari 11 kecamatan terdampak banjir.
Kecamatan Peusangan, Juli, Kota Juang, Jeunieb, Pandrah, Jangka, Peusangan Selatan, Peusangan Siblah Krueng, Kutablang, Gandapura dan Makmur.
“Luas areal tanaman padi yang tidak sempat panen dan terdampak banjir itu mencapai 2.736 hektare, setiap hektare dibantu benih 25 kilogram,” jelas Kadistanbun.
Disampaikan juga bahwa bantuan ini sebagai bentuk perhatian pemerintah pusat dan juga daerah, bagi petani terdampak banjir bandang. “Saat banjir ada petani sudah tabur benih, tanam padi maupun padi sudah mengisi bulir dan banyak sedang menunggu panen, begitu banjir bandang, tanaman padi terendam tidak sempat panen dan alami puso,” ujarnya.
Bantuan benih itu diharapkan dapat meringankan beban petani untuk menggarap sawahnya yang masih bisa digarap. “Sawah yang rusak ringan dan sedang dalam proses untuk diperbaiki, dalam proses pembersihan nanti juga turut melibatkan petani bersama kelompoknya,” terang Mulyadi.[]










