FREELINENEWS.COM | BIREUEN – Puluhan staf UPTD Puskesmas Jeunieb melaksanakan bakti sosial membantu membersihkan endapan lumpur ekses banjir bandang atau bencana hydro metereologi, di UPTD Puskesmas Kutablang, Kabupaten Bireuen, Selasa (6/1/2026) pagi.
Kepala Puskesmas Jeunieb, dr Zubaidah kepada freelinenews.com dilokasi mengatakan bahwa ada 45 staf yang terlibat melaksanakan bakti sosial di UPTD Puskesmas Kutablang untuk membantu teman sejawat kami yang lingkungan Puskesmas belum sepenuhnya bersih dari lumpur banjir.
“Harapan dengan kehadiran kami disini hari ini dapat membantu untuk membersihkan lingkungan Puskesmas Kutablang, agar teman sejawat kami bisa bangkit dan pulih kembali dan juga bisa memberikan pelayanan sepenuhnya bagi masyarakat,” ujarnya.
Mendukung kegiatan gotong-royong itu, bapak dan ibu-ibu staf Puskesmas Jeunieb turut membawa peralatan kerja seperti cangkul, sekop, kereta sorong dan juga bekal makanan bagi teman-teman selesai kegiatan, jelas Kepala Puskesmas Jeunieb.
Kepala UPTD Puskesmas Kutablang dr Emi Handriyani mengucapkan terima kasih kepada dr Zubaidah dan stafnya telah membantu untuk membersihkan lumpur banjir bandang menimbun halaman dalam Puskesmas kami.
Begitu juga kepada Polres Bireuen dan pemadam kebakaran atau BPBD telah membantu membersihkan Puskesmas dan juga oleh seluruh staf Puskesmas Kutablang pasca banjir bandang yang terjadi, Rabu (26/11/2025) pagi.
Dijelaskan juga, aktivitas pelayanan Puskesmas Kutablang telah aktif dua minggu lebih. Namun akibat bencana hydro metereologi itu, alat kesehatan, sarana dan prasarana kesehatan dan lainnya termasuk dua mobil ambulan rusak terendam banjir.
Dikisahkan juga saat diterjang banjir bandang, sejumlah petugas piket malam dan pegawai masuk kerja, Rabu (26/11/2025) pagi dengan cepat menyelamatkan empat pasien rawat inap ke lantai dua ruangan kantor.
Sedangkan berbagai alat kesehatan dan peralatan lainnya dan mobiler Puskesmas serta mobil ambulan tidak
bisa diselamatkan dari banjir mengalir sangat deras setinggi pinggang orang dewasa saat itu.
Sementara itu, Kepala Puskesmas dr Emi Handriyani juga menjadi korban banjir karena setengah rumahnya di Gampong Keude Lapang, Kecamatan Gandapura tenggelam akibat banjir bandang, Selasa (25/11/2025) malam sehingga harus mengungsi ke rumah orang tuanya Kecamatan Peusangan.
Begitu juga dengan rumah para pegawai Puskesmas ada terdampak banjir. Begitupun, sejak hari pertama banjir terjadi, meski pelayanan di Puskesmas tidak bisa dilakukan lagi.
Langsung membuka posko pelayanan kesehatan di tiga lokasi terpisah yaitu di Gampong Ujong Blang, Tingkeum Baro melihat staf Puskesmas berada di barat, dan posko Tingkeum Mayang dilayani staf Puskesmas di wilayah timur karena putus jembatan tidak bisa seberang ke barat Kutablang.
dr Emi didampingi KTU Harnida kepada freelinenews.com mengatakan ada 41 gampong berada di wilayah Puskesmas Kutablang. Jumlah pegawai Puskesmas 208 yang terdiri dari 108 Aparatur Sipil Negara (ASN) dan 108 Non ASN. Jumlah dokter 6 orang yaitu dokter gigi, dokter umum.
Dikarenakan dua mobil ambulan telah rusak diterjang banjir, saat ini apabila ada pasien harus dirujuk ke rumah sakit di Kota Bireuen, kami minta bantu mobil ambulan PSC 119 Dinas Kesehatan (Dinkes) Bireuen, terangnya.[]








