FREELINENEWS.COM | BIREUEN – Yayasan Fondasi Hidup Indonesia (YFHI) bekerja sama dengan Pemkab Bireuen menyalurkan Bantuan Tunai Multiguna, bagi 314 kepala keluarga (KK) korban banjir di Gampong Pante Lhong, Kecamatan Peusangan, Jumat (6/2/2026) sore.
Informasi yang diperoleh media ini dari panitia, bahwa program ini merupakan proyek Aceh Relief Integrated Support in Emergency (ARISE) didukung oleh Tearfund Netherlands, Yayasan Fondasi Hidup menyalurkan bantuan tunai guna mendukung pemulihan kehidupan keluarga terdampak bencana di Kecamatan Peusangan.
Program ini menjangkau tujuh desa/gampong dengan total sasaran 1.612 KK. Yayasan Fondasi Hidup bekerja sama dengan Bank Aceh untuk penyaluran bantuan Rp2 juta per-KK penerima manfaat, yang disalurkan dalam dua tahap transfer.
Selain itu, terdapat tambahan bantuan Rp250.000 bagi penerima manfaat penyandang disabilitas atau memiliki anggota keluarga penyandang disabilitas, sesuai kesepakatan yang ditetapkan dalam koordinasi Pokja BanTu.
Direktur Nasional Yayasan Fondasi Hidup Effendy Aritonang dalam sambutan antara lain mengatakan, bantuan disalurkan merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap masyarakat terdampak bencana.
“Bantuan ini tentu tidak dapat menggantikan segala hal yang hilang akibat bencana. Kami berharap dapat sedikit meringankan beban serta menjadi pengingat bahwa masyarakat Bireuen tidak sendirian menghadapi masa sulit ini.
Semoga bantuan ini dapat menjadi benih harapan, dan mendorong masyarakat untuk tetap kuat, tidak putus asa, dan bangkit kembali,” ujarnya.
Bupati Bireuen, H Mukhlis, ST dalam sambutannya menegaskan komitmen Pemkab Bireuen untuk terus membuka ruang kolaborasi lintas sektor dalam upaya pemulihan pascabencana.
“Sinergi antara pemerintah daerah, lembaga kemanusiaan, masyarakat merupakan fondasi utama dalam mempercepat proses pemulihan menuju Bireuen yang lebih tangguh dan sejahtera,” tegasnya.[]









