FREELINENEWS.COM | BIREUEN – 671 mahasiswa Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Kabupaten Bireuen, mengikuti pembekalan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) angkatan XXVIII tahun akademik 2025/2026, tanggap darurat bencana hydro metereologi.
Kegiatan itu dibuka Rektor Umuslim Dr Marwan, MPd diwakili Wakil Rektor Dr drh Zulfikar, MSi berlangsung tiga hari dari Kamis-Sabtu (15 s.d 17/1/2026) di Gedung Creative Center MA Jangka kampus setempat.
Ketua Panitia Pelaksana KKM Umuslim Drs Syarkawi, M.Ed menjelaskan jumlah mahasiswa mendaftar dan memenuhi persyaratan akademis dan administratif 671 orang, terdiri 190 laki-laki, 481 perempuan.
Dari Fakultas Pertanian (FP) 65 orang, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) 283, Fakultas Teknik (FT) 46, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FSIP) 76, Fakultas Ilmu Komputer 168, Fakultas Ekonomi 33 orang.
Kegiatan pembekalan di bagi dua kelompok yaitu kelompok A hari ini Kamis (15/1/2026) sehari penuh diikuti 325 orang, dan kelompok B, 364 orang hari, Sabtu (17/1/2026) akan menerima materi umum dan khusus dari para pakar.
Lokasi pengabdian mahasiswa di 26 gampong di Bireuen yang ada sekolah SMA/sederajat terdampak banjir dan tanah longsor. Jumlah Dosen Pembimbing (DPL) 13 orang, seorang DPL mensupervisi 2 gampong. Mereka dosen tetap Universitas Almuslim.
Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) terdiri dari unsur pimpinan dekanat akan melaksanakan Monev pada terakhir kegiatan KKM ini di lapangan. “Peserta melaksanakan KKM selama 22 hari mulai tanggal 19 Januari s.d. 19 Februari 2026,” jelasnya.
Rektor Umuslim Peusangan Bireuen, Dr Marwan, MPd diwakili Wakil Rektor III Dr drh Zulfikar, MSi dalam arahan mengatakan bahwa KKM ini bukan sekadar mata kuliah wajib memenuhi beban Satuan Kredit Semester (SKS).
“KKM adalah bentuk nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya poin pengabdian kepada masyarakat. Disinilah saatnya kalian keluar dari menara gading akademik dan terjun melihat realitas kehidupan dengan masyarakat, dan berbagi pengetahuan dan bakti kita dalam kehidupan kemasyarakatan,” ujarnya.
Wakil Rektor III berharap melalui pembekalan ini agar mengikuti setiap materi dengan sungguh-sungguh baik teknis dan non teknis dari narasumber. Terutama berkaitan dengan bencana hydro metereologi terjadi November 2025.
Sehingga menjadi modal berharga agar program mahasiswa rancang dapat berjalan efektif, berkelanjutan serta dapat membantu masyarakat dimasa pemulihan situasi pasca bencana, harap Wakil Rektor III.
Ketua Pembina Yayasan Almuslim Peusangan, Rusyi Mukhtar berharap kegiatan KKM dilaksanakan ini dapat membantu masyarakat dalam proses pemulihan pasca bencana banjir dan tanah longsor di lokasi sasaran.
Rusyidi juga anggota DPR Aceh itu juga berharap mahasiswa senantiasa menjaga nama baik almamater di masyarakat. Juga ikut sosialisasikan keberadaan fakultas di Umuslim bagi siswa SMA/ sederajat yang ingin kuliah atau melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, pesannya.[]









