• Tentang Kami
Saturday, March 14, 2026
  • Login
Freelinenews
  • HOME
  • INTERNATIONAL
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • OPINI
No Result
View All Result
Freelinenews
No Result
View All Result
  • HOME
  • INTERNATIONAL
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • OPINI

HAkA-Yakata Latih Puluhan Jurnalis Pantau Kasus Ilegal Kehutanan

Redaksi by Redaksi
5 years ago
in Uncategorized
HAkA-Yakata Latih Puluhan Jurnalis Pantau Kasus Ilegal Kehutanan

Jurnalis saat melakukan ground check ke lapangan saat pelatihan penggunaan Web Global Forest Watch dan pelatihan aplikasi Forest Watcher di Aceh Timur, Sabtu (13/2/2021). [Dok. Yakata]

0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

FREELINENEWS.com | Aceh Timur –  Puluhan jurnalis yang bertugas di wilayah pantai timur Aceh mengikuti pelatihan jurnalistik yang dikhususkan untuk para jurnalis yang selama ini fokus bergerak di bidang lingkungan, Sabtu, 13 Februari 2021.

Pelatihan jurnalistik lingkungan kali ini digelar oleh Yayasan Hutan, Alam dan Lingkungan Aceh (HAkA) bekerjasama dengan Yayasan Konservasi Alam Timur Aceh (Yakata) di Idi, Aceh Timur, Provinsi Aceh.

Baca Juga

Lantai Jembatan Baeley Kutablang Patah

Lantai Jembatan Baeley Kutablang Patah

January 14, 2026
PPN Idi Kerahkan Alat Berat Bersihkan Sampah Banjir di Kota Idi

PPN Idi Kerahkan Alat Berat Bersihkan Sampah Banjir di Kota Idi

December 5, 2025

GIS Assistant HAkA Khairul Amri mengatakan, pelatihan jurnalistik lingkungan ini bertujuan untuk melatih serta meningkatkan pengetahuan dan keahlian para jurnalis dalam pemantauan kasus ilegal kehutanan.

Alat yang digunakan dalam pelatihan ini merupakan situs web Global Forest Watch (GFW) (http://globalforestwatch.org) dan aplikasi smartphone Forest Watcher.

Di dalam  GFW dan Forest Watcher, terdapat data GLAD (Global Land Analysis & Discovery) yang dapat mendeteksi kehilangan tutupan pohon dengan kriteria luasan minimal 15 x 30 meter, tinggi pohon di atas 5 meter, dan kanopi di atas 60%.

“Dengan menggunakan GFW dan Forest Watcher, kita bisa memantau kehilangan tutupan pohon secara real time setiap 8 hari sekali,” kata Khairul Amri dalam keterangan tertulis, Sabtu, 13 Februari 2021.

Khairul Amri menambahkan, pelatihan ini merupakan salah satu langkah yang dilakukan oleh Yayasan HAkA untuk menghambat laju deforestasi yang selama ini terjadi di Aceh.

“Semakin banyak pihak yang mengenal dan memanfaatkan kedua aplikasi tersebut, maka semakin banyak pula pihak yang semakin update terhadap kejadian deforestasi yang terjadi di Aceh, sehingga dapat membuat para pemangku kebijakan dan pihak-pihak berwenang lainnya bisa mengambil langkah-langkah untuk mengurangi laju deforestasi ini,” jelasnya.

Selain itu, Yayasan HAkA juga sudah mengenalkan aplikasi ini kepada berbagai lembaga lainnya, seperti Kesatuan Pengelola Hutan (KPH), Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser, Kepolisian Daerah, Kepolisian Resor, Lembaga Swadaya Masyarakat, dan instansi terkait lainnya yang dapat ikut serta dalam kegiatan melindungi hutan.

“Deforestasi senantiasa terjadi di dalam hutan Aceh. Walau begitu, setiap saatnya tetap ada pohon – pohon baru yang mulai tumbuh, yang merupakan hasil usaha dari berbagai pihak yang memiliki tujuan untuk melindungi hutan dan lingkungan, khususnya yang ada di Provinsi Aceh,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Konservasi Alam Timur Aceh (Yakata) Zamzami Ali Umri Balqiah mengatakan pelatihan jurnalistik lingkungan ini diikuti oleh puluhan jurnalis media cetak, online dan elektronik yang bertugas di pantai timur Aceh.

“Kami berharap peserta juga bisa menjadi pelopor untuk mengedukasi publik dalam menjaga serta melestarikan lingkungan, karena hutan merupakan elemen penting bagi kehidupan manusia, baik sebagai penyedia air dan udara,” kata Zamzami.

Selanjutnya, Zamzami juga menyebutkan bahwa luas tutupan hutan di Aceh, khususnya di Aceh Timur saat ini berada dalam kondisi yang kritis dan mengkhawatirkan akibat perubahan dan alih fungsi hutan atau deforestasi yang terjadi secara terus menerus.

Akibat kegiatan ilegal kehutanan yang terjadi seperti perambahan dan illegal logging, sebenarnya justru masyarakat yang menjadi korban karena harus menerima dampak langusng serta harus menanggung resikonya.

“Banjir parah yang terjadi belum lama ini di sebagian besar wilayah Aceh, khususnya di Aceh Timur adalah salah satu bukti betapa mengerikannya dampak yang harus ditanggung. Belum lagi konflik satwa liar dan manusia, longsor, kekeringan dan sebagainya. Ini tidak terjadi begitu saja, tetapi karena lingkungan atau hutan yang telah rusak,” tandasnya. (*)

ShareTweetSend
ADVERTISEMENT

Baca Juga

Lantai Jembatan Baeley Kutablang Patah

Lantai Jembatan Baeley Kutablang Patah

January 14, 2026
PPN Idi Kerahkan Alat Berat Bersihkan Sampah Banjir di Kota Idi

PPN Idi Kerahkan Alat Berat Bersihkan Sampah Banjir di Kota Idi

December 5, 2025

Medco E&P Malaka Gandeng Komunitas Trail IM TRAX Indra Makmur Salurkan Bantuan Banjir

November 24, 2025
Di Peureulak Ka Mulai Tahapan Pemilihan Keuchik Definitif

Di Peureulak Ka Mulai Tahapan Pemilihan Keuchik Definitif

April 6, 2025
Ulama Kharismatik Antar Pendaftaran Bacabup ‘Garang’

Ulama Kharismatik Antar Pendaftaran Bacabup ‘Garang’

August 30, 2024
Setelah Juru Bicara, Kini Wakil Ketua 5 DPW PA Aceh Timur Ikut Mundur

Setelah Juru Bicara, Kini Wakil Ketua 5 DPW PA Aceh Timur Ikut Mundur

August 22, 2024
Pj Sekda Aceh Timur Kalungkan Medali Emas Cabor Pencak Silat

Pj Sekda Aceh Timur Kalungkan Medali Emas Cabor Pencak Silat

July 12, 2024
Mobil Bendahara Desa di Idi Dibobol Maling

Mobil Bendahara Desa di Idi Dibobol Maling

June 11, 2024
Please login to join discussion

Search

No Result
View All Result

Recent News

28 Penghuni Huntara di Blang Nie Nyaman Beribadah Puasa

28 Penghuni Huntara di Blang Nie Nyaman Beribadah Puasa

March 3, 2026
Anggota DPR RI HRD Bersama Wabub T Zainal Tinjau IJD Teupin Pukat

Anggota DPR RI HRD Bersama Wabub T Zainal Tinjau IJD Teupin Pukat

February 27, 2026
Bupati Al- Farlaky Kunker Ke Simpang Jernih

Bupati Al- Farlaky Kunker Ke Simpang Jernih

February 26, 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
  • Disclaimer
Email : redaksi.freelinenews@gmail.com

© 2025 freelinenews.com by PT. Darussalam Megah Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • INTERNATIONAL
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • OPINI

© 2025 freelinenews.com by PT. Darussalam Megah Media