FREELINENEWS.COM | BIREUEN – Jembatan Bailey Kuta Blang, Bireuen Kembali ditutup, setelah lantai jembatan tersebut patah akibat dilintasi kendaraan melebihi tonase, Jumat (16/1/2026) pagi.
Amatan freelinenews.com dilokasi sejumlah petugas gabungan dari Zeni Kodam (Zidam) Iskandar Muda, PT Adhi Karya, dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh dibantu satu unit crane sedang melakukan perbaikan lantai jembatan tersebut.
Asisten Barang Milik Negara (BPM), Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh Satker Wilayah 1, Fachruddin yang dikonfirmasi freelinenews.com dilokasi mengatakan bahwa penutupan sementara jembatan karena sedang dalam perbaikan.
“Iya jembatan ditutup karena ada kerusakan pada bentang ke delapan pada sisi sebelah kiri ada dua lantai rusak lagi jadi kita sekarang sedang melakukan perbaikan sampai pukul 12.00 WIB siang,” ujarnya.
Pihaknya juga memohon maaf atas ketidaknyamanan pengguna jalan dengan ditutup sementara. “Dengan ditutup, maka pelakasanaan perbaikan dapat dilakukan sempurna dan cepat,”paparnya.
Terkait penyebab kerusakan lantai, kata Fachruddin, mengatakan, ada kenderaan yang melebihi tonase melintas.
“Harapan kami dari pihak BPJN Aceh, Polantas dan TNI, agar truk muatan semen dan Crude Palm Oil (CPO) atau Minyak Kelapa Sawit Mentah, agar dibatasi tonase jangan berat-berat dulu menjaga keawetan jembatan Bailey ini.”
“Marilah kita sama-sama menjaga terutama pada tonase saat melintas jembatan Bailey Kutablang ini, sehingga jembatan ini awet,” imbaunya.
Disampaikan juga untuk arus lalulintas karena ada perbaikan, maka arus kenderaan dialihkan melalui jembatan Bailey Teupin Reudep, Kecamatan Peusangan Selatan ke Awe Geutah, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng.
Fachruddin juga mengimbau kepada pengendara kenderaan yang melintas di jalur alternatif melalui jembatan Baeley Teupin Reudep juga agar tetap jaga tonase kenderaan. “Jembatan permanen Kutablang sudah proses pekerjaan dan butuh waktu lebih kurang 7 bulan,” terangnya.[]










