FREELINENEWS.COM | IDI – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, turun menanggung biaya BPJS Kesehatan Samsul Bahri (48), penjual air kelapa dari Gampong Seuneubok Pango, Kecamatan Banda Alam, Kabupaten Aceh Timur, Kamis (14/5/2026).
Bupati Garang menangung BPJS Samsul selama satu tahun penuh agar selang yang masih bersarang di perutnya pasca operasi batu ginjal bisa segera dikeluarkan.
Samsul sebelumnya sempat ditolak berobat di salah satu rumah sakit. Samsul Bahri ditolak oleh RS Cut Mutia Langsa saat hendak kembali menjalani tindak lanjut pasca operasi batu ginjal yang ia jalani pada Ramadan 2026.
Penolakan itu terjadi bukan karena alasan medis, melainkan karena Samsul tercatat sebagai warga “sangat sejahtera” dengan desil 8 dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Provinsi Aceh — padahal Samsul adalah warga miskin yang tidak memiliki sepeda motor dan tanah milik sendiri.
Mengetahui kondisi warganya, Bupati Al-Farlaky bergerak cepat. Ia memutuskan menanggung biaya iuran BPJS Kesehatan Samsul Bahri secara mandiri selama satu tahun agar pria tersebut dapat segera mendapatkan penanganan medis yang ia butuhkan.
“Saya bantu biaya BPJS selama setahun untuk Samsul Bahri. Yang penting, selang yang dimasukkan saat operasi kemarin bisa langsung dikeluarkan agar tidak menimbulkan masalah kesehatan yang lebih serius,” ujar Al-Farlaky kepada wartawan.
Bupati juga menyoroti persoalan yang lebih luas di balik kasus ini. Ia menegaskan bahwa banyak warga tidak mampu di Aceh Timur yang justru terdaftar sebagai masyarakat sejahtera dalam DTSEN, sehingga mereka kehilangan hak atas jaminan kesehatan.
“Masyarakat kurang mampu di Aceh Timur semuanya harus mendapatkan jaminan kesehatan,” tegasnya.
Ia pun berjanji akan mendorong proses perbaikan dan pemutakhiran data desil secara menyeluruh agar kasus serupa tidak terulang kembali.
Samsul Bahri, mengucapkan terima kasih kepada Bupati Al-Farlaky atas bantuannya, sehingga Ia bisa berobat Kembali.
“Kemana-mana sudah saya datangi, tapi tidak ada jalan. Alhamdulillah ada Pak Bupati yang mau membantu dan menanggung biaya pengobatan saya. Saya sangat berterima kasih, semoga Pak Bupati Al-Farlaky bisa terus memimpin Aceh Timur dan terus peduli terhadap rakyat, ” demikian Samsul. []










