• Tentang Kami
Sunday, November 1, 2026
  • Login
Freelinenews
  • HOME
  • INTERNATIONAL
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • OPINI
No Result
View All Result
Freelinenews
No Result
View All Result
  • HOME
  • INTERNATIONAL
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • OPINI

Dorong Eksplorasi Migas Aceh, BPMA dan PGE Mulai Pengeboran Sumur Rayeu D-1 di Aceh Utara

Redaksi by Redaksi
4 minutes ago
in Berita Utama, Migas Aceh
Dorong Eksplorasi Migas Aceh, BPMA dan PGE Mulai Pengeboran Sumur Rayeu D-1 di Aceh Utara
0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

FREELINENEWS.COM | ACEH UTARA – Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) bersama PT Pema Global Energi (PGE) secara resmi melaksanakan tajak sumur (spud in) sumur eksplorasi Rayeu D-1 pada Sabtu, 31 Oktober 2026, petang.

Pengeboran ini menjadi salah satu upaya untuk membuktikan potensi hidrokarbon sekaligus membuka peluang peningkatan produksi minyak dan gas bumi di Wilayah Kerja (WK) B, Provinsi Aceh.

Baca Juga

Medco E&P dan BPMA Buka Dialog dengan Jurnalis Aceh Timur

Medco E&P dan BPMA Buka Dialog dengan Jurnalis Aceh Timur

October 30, 2026
Keuchik Sabidin : “Tidak Ada Warga Blang Nisam Akan Demo Medco”

Keuchik Sabidin : “Tidak Ada Warga Blang Nisam Akan Demo Medco”

October 26, 2026

Sumur Rayeu D-1 berlokasi di Desa Alue Serdang, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara. Pengeboran dilakukan secara berarah (directional drilling) menggunakan rig BMA-16 berkapasitas 1.500 HP yang dioperasikan oleh PT Bina Mitra Artha (BMA).

Sumur ini ditargetkan mencapai kedalaman akhir 6.953 kaki  terukur berarah (feetMD) atau 6.894 kaki kedalaman vertikal sebenarnya (true vertical depth/TVD).

Pengeboran Rayeu D-1 bertujuan mengonfirmasi hasil survei seismik 3D yang telah dilaksanakan sebelumnya sekaligus membuktikan potensi hidrokarbon pada prospek Rayeu D. Target utama dan sekunder pengeboran berada pada reservoir batupasir Formasi Lower Seurula, khususnya lapisan LS-1dan LS-2.

Dari pengeboran ini, PGE menargetkan potensi produksi awal sebesar 300 barel kondensat per hari (barrels of condensate per day/BCPD) dan gas sebesar 11,4 juta standar kaki kubik per hari (million standard cubic feet per day/MMSCFD).

Pengembangan struktur Lower Seurula diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap keberlanjutan produksi hidrokarbon di Blok B.

Kepala BPMA, Mawardi Nur, menyampaikan bahwa dimulainya pengeboran sumur eksplorasi Rayeu D-1 merupakan langkah penting dalam mendorong kegiatan eksplorasi dan pengembangan potensi migas di Aceh.

“Pengeboran Rayeu D-1 merupakan bagian dari upaya kita untuk terus membuka peluang penemuan cadangan migas baru di Aceh. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan hasil yang positif sehingga mampu menambah potensi cadangan minyak dan gas bumi, sekaligus memperkuat keberlanjutan operasi hulu migas di Wilayah Kerja Blok B,” ujar Mawardi.

Mawardi juga menekankan pentingnya sinergi antara BPMA, PGE, dan seluruh pihak yang terlibat agar kegiatan pengeboran dapat berjalan sesuai target dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan dan perlindungan lingkungan.

“Setiap kegiatan eksplorasi memiliki tantangan dan risiko tersendiri. Karena itu, kami meminta seluruh pihak memastikan standar keselamatan kerja diterapkan secara konsisten, operasi berjalan efektif, serta setiap tahapan dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku.

Keberhasilan pengeboran ini tidak hanya diukur dari pencapaian target teknis, tetapi juga dari pelaksanaan operasi yang aman dan bertanggung jawab,” tambahnya.

Berdasarkan Authorization for Expenditure (AFE) yang telah disetujui sebesar USD 17.5 juta, kegiatan pengeboran Rayeu D-1 diperkirakan membutuhkan waktu 50 hari operasi rig dengan total durasi kegiatan sampai dengan penyelesaian sumur mencapai 74 hari.

Jangka waktu tersebut mencakup seluruh tahapan pekerjaan, mulai dari pengeboran, komplesi, pembersihan sumur (clean-up well), hingga pengujian sumur (well testing).

Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan mengacu pada pedoman manajemen keselamatan dan standar operasional yang berlaku.

Penerapan prinsip keselamatan, efektivitas biaya (cost-effective), serta pengelolaan risiko menjadi perhatian utama dalam memastikan kegiatan pengeboran berjalan dengan baik.

BPMA akan terus menjalankan fungsi pengawasan dan pengendalian terhadap kegiatan usaha hulu migas di Aceh, termasuk memastikan pelaksanaan program kerja dan komitmen investasi KKKS berjalan sesuai ketentuan dan kontrak kerja yang telah ditetapkan.

Dimulainya pengeboran Rayeu D-1 diharapkan menjadi momentum penting dalam mendorong kegiatan eksplorasi di Aceh. Keberhasilan pengeboran ini nantinya diharapkan tidak hanya menambah potensi cadangan dan produksi migas, tetapi juga memberikan kontribusi bagi penerimaan daerah, perekonomian masyarakat, serta mendukung ketahanan energi nasional.[]

ShareTweetSend
ADVERTISEMENT

Baca Juga

Medco E&P dan BPMA Buka Dialog dengan Jurnalis Aceh Timur

Medco E&P dan BPMA Buka Dialog dengan Jurnalis Aceh Timur

October 30, 2026
Keuchik Sabidin : “Tidak Ada Warga Blang Nisam Akan Demo Medco”

Keuchik Sabidin : “Tidak Ada Warga Blang Nisam Akan Demo Medco”

October 26, 2026
Putra Kelahiran Indra Makmur Nahkodai Partai Golkar Aceh Timur

Putra Kelahiran Indra Makmur Nahkodai Partai Golkar Aceh Timur

October 26, 2026
Kapolsek Nurussalam Safari Subuh Bersama Personel di Masjid Baitul Izati

Kapolsek Nurussalam Safari Subuh Bersama Personel di Masjid Baitul Izati

October 17, 2026
Kepala DKP Aceh Buka Peluang Investasi Swasta di Kawasan Industri Lam Pulo

Kepala DKP Aceh Buka Peluang Investasi Swasta di Kawasan Industri Lam Pulo

October 12, 2026
Kebakaran di Bagok Satu Rumah Semi Permanen Ludes

Kebakaran di Bagok Satu Rumah Semi Permanen Ludes

September 29, 2026
Baitul Mal Aceh Timur Bangun Rumah Ibu Aniati Bandrong

Baitul Mal Aceh Timur Bangun Rumah Ibu Aniati Bandrong

September 26, 2026
PTPN IV Regional I KSO Distrik Aceh Timur Salurkan TJSL Rp81 Juta

PTPN IV Regional I KSO Distrik Aceh Timur Salurkan TJSL Rp81 Juta

September 21, 2026

Search

No Result
View All Result

Recent News

Dorong Eksplorasi Migas Aceh, BPMA dan PGE Mulai Pengeboran Sumur Rayeu D-1 di Aceh Utara

Dorong Eksplorasi Migas Aceh, BPMA dan PGE Mulai Pengeboran Sumur Rayeu D-1 di Aceh Utara

November 1, 2026
Medco E&P dan BPMA Buka Dialog dengan Jurnalis Aceh Timur

Medco E&P dan BPMA Buka Dialog dengan Jurnalis Aceh Timur

October 30, 2026
Keuchik Sabidin : “Tidak Ada Warga Blang Nisam Akan Demo Medco”

Keuchik Sabidin : “Tidak Ada Warga Blang Nisam Akan Demo Medco”

October 26, 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
  • Disclaimer
Email : redaksi.freelinenews@gmail.com

© 2025 freelinenews.com by PT. Darussalam Megah Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • INTERNATIONAL
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • OPINI

© 2025 freelinenews.com by PT. Darussalam Megah Media