FREELINENEWS.COM | BIREUEN – Dua rumah permanen letaknya berdekatan di Dusun Mesjid, Gampong Cot Bada Baroh, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, ludes terbakar, Jumat (23/1/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, dampaknya pemilik rumah kehilangan tempat tinggal beserta seluruh harta bendanya habis terbakar. Tiga unit mobil pemadam kebakaran Pemkab Bireuen turut dikerahkan ke lokasi kejadian, Camat Peusangan Alfian, S.Sos juga langsung ke lokasi.
Data dihimpun freelinenews.com dari Keuchik Cot Bada Barat, Zulyadi 41, dan Saudah Ilyas korban pemilik rumah dilokasi mengatakan, satu unit rumah disebelah barat ludes terbakar itu milik Makhayiwah (70) janda yang ditempati dengan dua kepala keluarga lainnya merupakan anak dan cucunya yaitu.
Saudah Ilyas (50) jualan, bersama anaknya Fahmi (22) eks pelajar, dan Fatwa Abdullah (35) wiraswasta serta istrinya Hayatul Fitri (25) ibu rumah tangga dan anaknya Hanafiha masih berusia 7 bulan.
Sedangkan rumah disebelah timur milik Munzir (40) wiraswasta yang ditempati bersama istrinya Asmaul Husna (30) ibu rumah tangga dan tiga anaknya yaitu Aula Nafisa Zahira (8), Zafran A Rayan (4) dan Arisya (1.5).
Keuchik Zulyadi didampingi warga mengatakan belum mengetahui persis awal kejadian tiba-tiba warga melihat rumah korban sudah terbakar. Warga langsung berusaha memadamkan api dan meminta bantuan kepada petugas pemadam kebakaran.
Warga juga berusaha menyiram rumah tetangga korban yaitu Aklima Jalil 75, juga seorang janda karena sambaran api telah mengenai kayu pada bagian atap rumah selang beberapa meter di samping barat rumah Makhayiwah, jelas Keuchik.
Sementara itu, Saudah Ilyas kepada freelinenews.com mengatakan, dia sehari-hari berjualan dipinggir Km 24 jalan Bireuen-Takengon Dusun Mina, Gampong Krueng Simpo, Kecamatan Juli.
Saat kejadian dia baru saja sampai dirumah orang tuanya itu bersama beberapa temannya hendak pergi acara nujuhan dirumah warga di Gampong Cot Bada Baroh tersebut.
Ibunya Makhayiwah saat itu tidak ada dirumah sudah pergi acara nujuhan. Begitu juga anaknya Hayatul Fitri (25) dan anaknya tidak ditempat, sudah pergi ke rumah mertuanya.
“Tadi saya baru sampai rumah karena pintu depan ditutup, lalu saya masuk dari pintu samping, saya lihat ada asap, saya masuk ke dalam rumah mau buka pintu depan karena ada tamu, saya lihat sudah ada api di kamar mamak,” ungkapnya.
Saudah Ilyas langsung keluar untuk menyelamatkan diri dan meminta pertolongan warga, Fahmi sedang tidur dikamar belakang juga keluar. Tidak lama berselang api membesar dan membakar seluruh bangunan rumah mereka, terang Saudah Ismail.
Keuchik Cot Bada Baroh Zulyadi mengatakan sebagai penanganan tanggap darurat dari pemerintah gampong segera menyalurkan bantuan masak kepada korban dan kami juga berharap kepada Pemkab Bireuen untuk segera membantu para korban telah kehilangan tempat tinggal ini.[]











