Jasad Merdu Dilepaskan Setelah Buaya Ganas itu Ditembak

Tim SAR, BPBD, TNI/POLRi dan Masyarakat sedang mengevakuasi jenazah korban dari sugai Peunaron. (Foto : dok SAR dan RAPI Aceh Timur)

FREELINENEWS.COM | IDI – Korban diterkam buaya di sungai Peunaron, Merdu alias Aman Rukisah (55) warga Gampong Ketibung Kecamatan Serbajadi, Aceh Timur, telah ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa, pada Kamis (1/8) sekira pukul 2.00 dini hari.

Korban ditemukan setelah Tim Sar, BPBD, TNI/Polri  dan masyarakat menyisir sekitaran lokasi. Korban ditemukan lebih kurang 600 meter dari lokasi awal korban diterkam buaya.

“Tim pencarian yang menggunakan speedboat, kaget saat melihat korban masih dimulut buaya. Tidak ada cara lain agar buaya besar itu melepaskan korban, lalu oleh seorang anggota Koramil, dengan menggunakan Senpi menembak sang buaya penghuni sungai Peunaron itu. Tembakan jitu berjarak 10 meter membuat buaya terbalik dan melepas korban dari mulutnya,” kisah Sulaiman Personil SAR Aceh Timur, kepada freelinenews.com.

BACA JUGA : Manaiki Rakit Warga Aceh Timur Diterkam Buaya

Kemudian oleh Tim SAR dan Masyarakat, serta TNI/ Polri segera mengangkat jenazah korban dari sungai ke perahu dan dievakuasi ke rumah duka. Korban mengalami luka parah dibagian kaki dan badannya akibat gigitan binatang buas itu.

“Personil kita yang melihat buaya tersebut dengan lebar diperkirakan 1 meter, dan lebih kurang panjang 5 meter. Kondisi buaya tersebut masih hidup meski telah ditembak dengan sejata api,” pungkas Sulaiman.

Seperti diberitakan sebelumnya, Merdu (55) diterkam buaya saat dirinya turun ke sungai melepakkan rakit tersangut. Kejadian itu dilihat oleh dua teman Merdu, yakni Karsani, (19), Syehtawaruddin, (25). Kedua teman merdu sempat menolong korban dan sempat memukul buaya besar itu dengan kayu. Namun buaya penghuni sungai Peunaron itu, segera membawa korban kedasar sungai. (*)

%d bloggers like this: