Kafilah MTQ Aceh Timur tiba di Pulau Seumeulu dengan selamat dalam rangka mengikuti MTQ Aceh ke-36 di Sinabang, Kabupaten Simeulue.
FREELINENEWS.COM | SIMEULUE – Kafilah Aceh Timur yang akan tampil pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Aceh ke-36 akhirnya tiba dengan selamat di pelabuhan Sinabang Kabupaten Simeulue, Sabtu (25/11/2023), sekira pukul 10.30 WIB.
Ketua Kafilah MTQ Kabupaten Aceh Timur Syawaluddin mengatakan, bahwa, kafilah MTQ Aceh Timur yang berjumlah 85 orang semuanya tiba dengan selamat, dan dalam keadaan sehat.
“Alhamdulillah, berkat doa masyarakat Aceh Timur, kondisi para peserta dan official/pembina dalam keadaan sehat wal alfiat,” papar Syawaluddin.
Syawaluddin menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemkab Simeulue atas sambutan kedatangan rombongan dari Aceh Timur.
“Alhamdulillah, kami sangat senang dan tersanjung, karena kedatangan kami mendapatkan sambutan baik oleh Pemkab Seumeulu,” ujarnya.
Lebih lanjut, Syawaluddin mengucapkan, rasa syukur kepada Allah, karena para rombongan telah menginjakan kaki di Kabupaten Simeulue sebagai tuan rumah pelaksanaan MTQ ke-36 Provinsi Aceh dengan selamat.
“Kendatipun perjalanan10 jam melalui darat dan selama 17 jam dengan kapal KM Sabuk Nusantara dari Pelabuhan Calang menuju ke Simeulue, seluruh peserta kafilah kita masih semangat,” terang Syawaluddin.
Insha Allah kafilah MTQ Aceh Timur kali ini akan tampil maksimal sebagaimana yang dharapkan bersama,” demikian pungkas Syawaluddin.
Kafilah MTQ Aceh Timur disambut langsung oleh Amran Z staf ahli Bupati Simeuleu dan ikut didampingi penangungjawab kafilah Sarman Jayadi (ketua MPD) Simeuleu dan Pramuka setempat.
Penyambutan ditandai dengan pangalungan syal khas Simeulue kepada Kadis Syariat Islam Aceh Timur Syawaluddin mewakili Pj Aceh Timur dan Azhari Sekretaris Dinas Syariat Islam beserta seluruh kafilah, bertempat di Pelabuhan Sinabang.
Pada kesempatan tersebut, penangungjawab kafilah Sarman Jayadi yang juga Ketua MPD (Majelis Pendidikan Daerah) Kabupaten Simeuleu menyampaikan selamat datang kepada ketua kafilah Aceh Timur bersama rombongan di tanah Simeulue Ate Fulawan.[]









