FREELINENEWS.COM | ACEH TIMUR – Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Aceh Timur, Rizalihadi mengimbau masyarakat Aceh Timur untuk tidak terpengaruh dengan fitnah yang sengaja ingin menjatuhkan martabat Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al -Farlaky.
“Diduga ada pihak-pihak tertentu yang merasa dirugikan atas kebijakan pemerintah saat rehab-rekon berjalan di Aceh Timur, makanya mereka menfitnah dengan isu miring terhadap Bupati Al-Farlaky, ” kata Rizalihadi, Minggu, (26/04/2026).
Lanjut Rizal, isu dan fitnah ini sengaja dimainkan oleh pihak terkait untuk melemahkan semangat dan kinerja Bupati Aceh Timur dalam penangananan pasca banjir besar di Aceh Timur beberapa bulan lalu.
“Berdasarkan catatan kami Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky berhasil mendatangkan sejumlah menteri seperti; Mendagri, Menkes, Mensos dan kepala KSP di Aceh Timur untuk turun ke daerah yang kerusakan terparah di Aceh Timur Aceh Timur,” ujar Ketua Apdesi yang baru saja dilantik tersebut.
Bahkan, Kata Rizali, Bupati Al-Farlaky pernah diundang bertemu langsung Presiden Prabowo di Jakarta atas capaian dan keberhasilannya dalam penaggulangan bencana.
Disisi lain sejumlah kebijakan pro rakyat yang dikeluarkan oleh Bupati Al-Farlaky saat penanganan pasca banjir membuat sekelompok orang merasa terganggu sehingga berupaya menjatuhkan citra positif dari Bupati.
”Prestasi tersebut membuat sekelompok orang tertentu menjadi terganggu sehingga berupaya melakukan fitnah untuk meruntuhkan semangat dan kepercayaan publik, namun upaya mereka gagal, ” ungkapnya.
Rizal meminta masyarakat Aceh Timur untuk tidak terpengaruh dan tidak percaya dengan isu dan fitnah yang sedang digiring oleh pihak tertentu.
“Kita jangan sampai di adu domba dan dipengaruhi oleh sekelompok orang yang tidak ingin Aceh Timur bangkit dibawah kepemimpinan Bupati Al-Farlaky,” ungkapnya.
Rizal mengajak agar masyarakat Aceh Timur berfokus untuk bahu membahu membantu pemerintah kabupaten dalam percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi di Aceh Timur pasaca bencana ini. “Abaikan aja isu dan fitnah murahan tersebut,” demikian Rizalihadi. []









