• Tentang Kami
Thursday, April 9, 2026
  • Login
Freelinenews
  • HOME
  • INTERNATIONAL
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • OPINI
No Result
View All Result
Freelinenews
No Result
View All Result
  • HOME
  • INTERNATIONAL
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • OPINI

Mendagri Minta Bantuan Kepala Daerah Turun Temui Rumah Betul-betul Rusak

Rahmat Hidayat by Rahmat Hidayat
2 months ago
in Daerah
Mendagri Minta Bantuan Kepala Daerah Turun Temui Rumah Betul-betul Rusak

Mendagri Muhammad Tito Karnavian lagi menyampaikan arahan berada di pengungsian Gampong Bale Panah, Sabtu (22/6/2026) siang. Rahmat Hidayat/freelinenews.com.

0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

 

FREELINENEWS.COM | BIREUEN  – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta bantuan Gubernur, Bupati, Walikota untuk turun melihat secara dekat dan temui rumah yang betul-betul rusak ekses bencana hydro metereologi.

Baca Juga

Berkah Ramadan, FIFGROUP Aceh Timur Berbagi Takjil di Dayah

Berkah Ramadan, FIFGROUP Aceh Timur Berbagi Takjil di Dayah

March 15, 2026
Bupati Al- Farlaky Kunker Ke Simpang Jernih

Bupati Al- Farlaky Kunker Ke Simpang Jernih

February 26, 2026

Penegasan itu diutarakan Mendagri saat berkunjung melihat dan turut memberikan bantuan tali asih dari pemerintah pusat kepada warga korban banjir di Gampong Bale Panah, Kecamatan Juli, Sabtu (21/2/2026) siang.

Mantan Kapolri itu menjelaskan bahwa di Aceh ada delapan kabupaten/kota yang masih menjadi atensi sekali dari pemerintah karena ada permasalahan terjadi diwilayah dataran rendah atau lowland. Banjir membawa lumpur menimbun rumah, pemukiman, sawah,  dan fasilitas umum.

“Saya mengupdate dan juga melihat langsung kondisi dan saat ini akses jalan, akses komunikasi, mobilisasi logistik awalnya rusak dan putus dampak banjir, kini sudah berjalan lancar setelah dilakukan penanganan dari pemerintah,” ujarnya.

Terkait adanya masyarakat korban banjir yang tidak masuk dalam pendataan, padahal rumah mereka terima lumpur dampak banjir seperti di Kecamatan Peusangan Bireuen tidak memenuhi kriteria menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Dijelaskan juga bahwa BNPB awalnya menggunakan petunjuk pelaksana gempa bumi. “Saat saya datang ke Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat, ada beberapa kepala daerah yang menyampaikan agar jangan pakai juklak dan formulir gempa karena saat ini yang terjadi bencana banjir bandang dan tanah longsor,” paparnya dihadapan Wakil Gubernur Aceh Fadhullah dan pejabat terkait.

Sehingga sebagai Kasatgas dan juga Mendagri. Membuat Keputusan Menteri untuk tipelogi rumah rusak berat, rusak sedang dan rusak sedang berdasarkan kriteria banjir. “Tapi ada juga yang menanyakan kemarin, Pak rumah dia tidak kena banyak lumpur tetapi terkena hantaman kayu dan juga  kena batu seperti saya temukan di Tapanuli Tengah besar-besar sekali batu menghantam rumah,” kisahnya.

Mendagri mengharapkan kepada para Bupati dan Walikota apabila ada masyarakat belum masuk pendataan nanti bisa dimasukkan ke data susulan. “Sejak awal saya sudah menyampaikan kebijakan saya, jangan menunggu semua lengkap karena banjir ini terjadi secara sporadis dan pendataan juga menjadi sulit, beda dengan tsunami kejadian dalam satu hamparan pendataan lebih mudah,” tuturnya.

Oleh karena itu jangan tunggu sampai semua data itu selesai, korban yang tinggal di tenda ini bertambah satu hari saja rasanya tidak enak mereka rasakan. “Oleh karena itu kebijakan saya kepada Bupati dan Walikota pada daerah terdampak bencana, silahkan didata saja dulu yang sudah ada data segara diajukan, kalau nanti ada yang belum terdata tidak apa-apa silahkan diajukan lagi,” pesannya.

Kata Mendagri bahwasanya dia sudah sepakat dengan kepala BNPB yang memberikan bayaran kepada korban rumah rusak ringan dan sedang, yang rumah rusak berat dibangun rumah nantinya.

“Tidak apa-apa data menyusul yang paling penting datanya tidak dibuat main-main tidak ada masalah apa-apa dimasukkan dalam pendataan dan itu akan berkasus nanti. Bagi warga betul-betul terdampak kita bantu, meski belum terdata sekarang bisa menyusul tidak masalah,” kata Mendagri berulang-ulang.

Terkait percepatan pembangunan Huntara dan Huntap, kata Mendagri dia lagi koordinasi untuk percepatan pembangunan Huntara, ada yang dibangun oleh Danantara 19 ribu, juga dibangun BNPB dan Kementerian PU seperti di Langkahan Kabupaten Aceh Utara, siapapun mengerjakan tidak apa-apa silahkan yang penting cepat dikerjakan.

Kecepatan pembangunan Huntap ini tergantung dari Pemerintah Daerah, setelah data masuk di verifikasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) supaya jangan doble datanya.

Sedangkan untuk pembangunan Tetap (Huntap) harus didata dulu. “Saya membutuhkan bantuan Gubernur dan Walikota, Bupati, tolong betul-betul ditemui rumah nya benar-benar rusak berat, rusak ringan, rusak sedang, atau rumah tidak rusak tetap posisi sudah ditepi sungai dan jurang yang perlu direlokasi,” harapnya.

Dalam hal ini harus ditanya satu-satu langsung oleh kepala daerah. Apakah mau dibangun sendiri ini namanya Insitu (ditempat atau lokasi asli) ditanah sendiri yang dikerjakan BNPB atau harus direlokasi disatu kompleks secara komunal atau Ex Situ yang dikerjakan Kementerian PKP dan PKP juga sedang menunggu datanya.

Dikatakan kecepatan pembangunan Huntap ini tergantung dari satu data dari Pemda, setelah data masuk di verifikasi oleh BPS dan Disdukcapil jangan doble. Juga kecepatan uang di cairkan kalau dari BNPB tidak masalah  tetapi untuk Kementerian PKP harus mengajukan atau mengusulkan dulu setelah mengetahui berapa jumlah rumah yang dibutuhkan, terangnya.[]

ShareTweetSend
ADVERTISEMENT

Baca Juga

Berkah Ramadan, FIFGROUP Aceh Timur Berbagi Takjil di Dayah

Berkah Ramadan, FIFGROUP Aceh Timur Berbagi Takjil di Dayah

March 15, 2026
Bupati Al- Farlaky Kunker Ke Simpang Jernih

Bupati Al- Farlaky Kunker Ke Simpang Jernih

February 26, 2026
Menteri PU Pastikan Bendungan Irigasi PP Bireuen Ramadan ini Berfungsi

Menteri PU Pastikan Bendungan Irigasi PP Bireuen Ramadan ini Berfungsi

February 26, 2026
Anggota DPRK Jamaluddin Dorong Pemda Bireuen Majukan Simpang Mamplam

Anggota DPRK Jamaluddin Dorong Pemda Bireuen Majukan Simpang Mamplam

February 26, 2026
Menteri PU Pastikan Kontraktor Lokal Dilibatkan Dalam Masa Transisi Darurat Bencana di Bireuen

Menteri PU Pastikan Kontraktor Lokal Dilibatkan Dalam Masa Transisi Darurat Bencana di Bireuen

February 24, 2026
Kerusakan Ekses Banjir Jadi Prioritas Usulan Musrenbang Kecamatan Juli

Kerusakan Ekses Banjir Jadi Prioritas Usulan Musrenbang Kecamatan Juli

February 24, 2026
Bupati Al- Farlaky Lantik 106 Geuchik Gelombang III

Bupati Al- Farlaky Lantik 106 Geuchik Gelombang III

February 23, 2026
Mendagri Minta Bantuan Kepala Daerah Turun Temui Rumah Betul-betul Rusak

Mendagri Pastikan Dana TKD Boleh Pemda Pakai Bersihkan Lumpur Dirumah Korban Banjir Bandang

February 23, 2026

Search

No Result
View All Result

Recent News

Al Farlaky Fc Unggul Atas PSGL Gayo 3-1 di Laga Semifinal LIGA 4 Indonesia Regional Aceh

Al Farlaky Fc Unggul Atas PSGL Gayo 3-1 di Laga Semifinal LIGA 4 Indonesia Regional Aceh

April 7, 2026
Depan Pendemo Bupati Al-Farlaky Tegaskan, Sejak Awal Tidak Pernah Membelakangi Penyintas Banjir

Depan Pendemo Bupati Al-Farlaky Tegaskan, Sejak Awal Tidak Pernah Membelakangi Penyintas Banjir

April 2, 2026
Medco E&P Malaka Jangkau Ribuan Penerima Manfaat Lewat Program Ramadan di Aceh Timur

Medco E&P Malaka Jangkau Ribuan Penerima Manfaat Lewat Program Ramadan di Aceh Timur

April 2, 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
  • Disclaimer
Email : redaksi.freelinenews@gmail.com

© 2025 freelinenews.com by PT. Darussalam Megah Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • INTERNATIONAL
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • OPINI

© 2025 freelinenews.com by PT. Darussalam Megah Media