FREELINENEWS.COM | BIREUEN – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Republik Indonesia, Dody Hanggodo bersama anggota Komisi V DPR-RI H Ruslan M Daud, meninjau dampak kerusakan ekses banjir di Gampong Salah Sirong Jaya, Kecamatan Jeumpa, Rabu (21/1/2026) sore.
Pantauan freelinenews.com, dalam kunjungan ke gampong pedalaman itu hadir sejumlah pejabat Kementerian PU. Lalu Menteri PU bersama HRD, Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) 1, Ir Asyari, dan Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) 1 Aceh, Heri Yugiantoro.
Rombongan Menteri PU harus menaiki gerobak seling sebagai sarana penyeberangan darurat dari Salah Sirong Jaya ke Dusun Bivak, Gampong Krueng Simpo, Kecamatan Juli karena jembatan gantung telah putus, guna melihat kerusakan aliran sungai telah meluas kepemukiman masyarakat.
Menteri PU Dody Hanggodo dalam sambutannya mengatakan, berbagai kerusakan terjadi di Gampong Salah Sirong Jaya akan ditangani secara komprehensif dan dilakukan upaya percepatan penyelesaiannya baik itu jalan, jembatan, perbaikan bantaran sungai, rumah hilang diterjang banjir.
Disampaikan juga terkait kebutuhan rumah dari Kementerian PU cuma bisa membangun rumah hunian tetap, dan Dody Hanggodo menyarankan untuk mempercepat agar dibangun Rumah Hunian Sementara (Huntara) dahulu, nanti dibangun hunian tetap (Huntap).
Namun untuk pembangunan rumah hunian sementara itu lahan atau lokasi disediakan di Gampong Salah Sirong Jaya sehingga bisa segera dibangun dan bisa dipercepat dalam satu bulan bisa selesai dikerjakan.
“Saran dari saya kalau masyarakat butuh cepat memiliki rumah hunian karena kita menjelang menghadapi bulan suci ramadan, disini kita bangun rumah hunian sementara dulu dan satu bulan bisa kita bangun ratusan rumah bagi masyarakat,” jelasnya.
Dikatakan juga bahwa rumah ini hanya sementara, dan Menteri PU bersama Anggota Komisi V DPR-RI H Ruslan M juga nanti meminta kepada Presiden Prabowo Subianto untuk membangun rumah hunian tetap bagi Gampong Salah Sirong Jaya.
Menteri PU juga mengatakan untuk penanganan kerusakan jembatan, jalan, fasilitas umum lainnya, sesuai arahan Presiden Prabowo untuk dilakukan percepatan, tidak boleh ada lagi anak sekolah, ibu hamil, warga, kesulitan akses penyeberangan.
Segera dibangun jembatan sementara untuk dapat dilalui warga dan sepeda motor dalam satu bulan Insya Allah bisa selesai, sambil kami berupaya untuk membangun jembatan yang permanen, kata Menteri PU menjawab harapan Keuchik Salah Sirong Jaya, Yusri A Arahman.[]










