Covid-19EkbisHeadlinePantai Timur

Menukik Bisnis Perhotelan di Tengah Prahara Pendemi

Sebatang pohon kurma yang telah berbuah tumbuh di halaman Hotel Khalifah Idi Rayeuk, Ibu Kota Kabupaten Aceh Timur. Pada Minggu (25/07/2021) siang, pemilik Hotel Khalifah meminta penulis untuk datang mengambil kurma muda yang baru saja dipetik dari pohonnya.

Penulis agak kebingungan ketika sampai di halaman hotel terlihat sepi dan tidak ada kendaraan terparkir di sana. Biasanya halaman parkir Hotel Khalifah penuh dengan mobil tamu hotel. Ternyata Prahara Pandemi Covid-19 yang melanda Negeri ini sejak Meret 2020 hingga sekarang telah memberi dampak buruk terhadap bisnis perhotelan di Ibu Kota Kabupaten Aceh Timur.

Owner Hotel Khalifah Hj. Rahmi Yetti, SH, kepada penulis mengaku sejak Maret 2020 hotelnya mulai sepi pengunjung, dan penghasilannya turun dratis dibandingkan sebelum prahara Pandemi Covid-19 terjadi di Negeri ini.

“Selama pandemic covid-19 ini kami harus subsidi operasional setiap bulannya mencapai 50 persen. Bahkan untuk menutupi biaya operasional, dan gaji karyawan, kami terpaksa menjual dua unit mobil dan mengambil pinjaman bank, hal ini kita lakukan sebagai  penunjang agar bisnis ini tetap bertahan,” ujar Hj. Rahmi.

Para Resepsionis Hotel Kahlifah Idi yang tetap menjaga Protkes. Foto : Ilyas Ismail

Sebutnya, Ia mempunyai 12 karyawan yang harus di bagi shift mingguan selama pendemi.”Kita tidak melakukan PHK terhadap karyawan, mengingat mereka semua telah bekeluarga, apalagi  seperti sekarang ini cari kerja itu susah,” kata Hj Rahmi.

Kisahnya, sebelum prahara pandemi melilit Negeri tercinta ini, setiap harinya kamar di hotelnya selalu penuh. “Acara Pemerintah Daerah pun sering digelar di Aula hotel kami, karena kami punya dua aula dilantai pertama dengan kapasitas 80 orang, sedangkan aula dilantai dua dengan kapasitas mencapai 150 peserta,” sebutnya.

Namun, masa pandemi ini, jangankan acara yang digelar Pemerintah Daerah, tamu hotel dari luar daerah pun sangat kurang. Bahkan dalam sepekan, terkadang ada tiga kamar yang dibooking tamu. Hal buruk di bisnis ini  di masa pandemi,” paparnya.

Kendatipun pembatasan PPKM diberlakukan, namun, jika ada pesanan tempat acara dan tamu yang menginap, pihaknya tetap menjaga Protkes seperti yang telah ditetapkan Pemerintah dan Satgas Covid-19 Kabupaten Aceh Timur. “Untuk tamu  kita tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat, seperti kita sediakan tempat cuci tangan, wajib pakai masker dan untuk tempat acara tetap kita atur tempat duduk dengan jaga jarak,” jelas Hj. Rahmi.

Sekilas Tentang Hotel Bandar Khalifah

Hotel Bandar Khalifah adalah salah satu hotel tertua di Ibu Kota Kabupaten Aceh Timur sejak Aceh Timur dimekarkan menjadi tiga kabupaten/ kota. Hotel Bandar Khalifah didirikan pada tahun 2006 pasca tsunami Aceh.

Jengki atau Antan Alat Penumbuk Padi Tardisional di Loby Hotel Khalifah Idi Aceh Timur. Foto : Ilyas Ismail

“Hotel kami telah ada sejak Pemerintah Kabupaten Aceh Timur masih berpusat pemerintahan di Langsa, (Ibu Kota Aceh Timur dulu). Kami buka hotel ini masih Idi Rayeuk statusnya ibu kota kecamatan. Alhamdulillah, meski hampir dua tahun kita dilanda prahara pendemi Covid-19, dengan kondisi sepi di bisnis ini, kita akan tetap bertahan. Harapan kita pandemi ini cepat berakhir,” harap Owner Bandar Khalifah Hotel.

Hj. Rahmi menambahkan, agar bisnis perhotelan dan losmen atau rumah singgah dalam wilayah Aceh Timur dapat meningkat kedepan, jika pandemi ini berakhir, maka Pemerintah Daerah juga harus mengambil peran untuk memajukan sektor wisata di wilayah ini.

“Selain itu, pemerintah juga harus lebih intern mengundang investor luar untuk menanam modal di Aceh Timur dengan giatnya mempromosi potensi Aceh Timur disegala sektor. Karena dengan majunya sektor wisata, dan iklim investasi yang nyaman, maka bisnis perhotelan juga akan bertambah maju di wilayah ini,”pungkas Hj. Rahmi Yetti, SH, Owner Bandar Khalifah Hotel Idi Rayeuk. []

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.