• Tentang Kami
Friday, January 9, 2026
  • Login
Freelinenews
  • HOME
  • INTERNATIONAL
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • OPINI
No Result
View All Result
Freelinenews
No Result
View All Result
  • HOME
  • INTERNATIONAL
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • OPINI

Puluhan Warga Korban Banjir Bandang di Ule Cee Jangka Butuh Huntap

Redaksi by Redaksi
21 hours ago
in Daerah
Puluhan Warga Korban Banjir Bandang di Ule Cee Jangka Butuh Huntap

Keuchik Ule Cee Azwani bersama Ketua Apdesi Kecamatan Jangka Saipuni (Tu Bugak) dan pemilik rumah hancur butuh bantuan hunian tetap, Rabu (7/1/2026) siang. Rahmat Hidayat/Freeelinnews.com.

0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

FREELINENEWS.COM | BIREUEN – Puluhan warga Gampong Ule Cee Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen. Butuh bantuan hunian tetap (Huntap). Menjelang bulan suci ramadan dan untuk menata kembali kehidupan pasca bencana banjir bandang dan tanah longsor terjadi Selasa-Rabu (25-26/11/2025) lalu.

Hal itu disampaikan Keuchik Ule Cee, Azwani didampingi Ketua Apdesi Kecamatan Jangka, Saipuni (Tu Bugak) kepada freelinenews.com, Rabu (7/1/2026) saat melihat kondisi kerusakan rumah warga korban banjir.

Baca Juga

Tiga Kecamatan di Bireuen Kembali Dikepung Banjir

Tiga Kecamatan di Bireuen Kembali Dikepung Banjir

January 8, 2026
TA Kepala BNPB, Lahan Bangun Huntap Milik Sendiri dan Disediakan Pemda

TA Kepala BNPB, Lahan Bangun Huntap Milik Sendiri dan Disediakan Pemda

January 8, 2026

Dijelaskan bahwa jumlah masyarakat yang terdampak banjir seluruh 217 kepala keluarga (KK) saat kejadian mengungsi ke meunasah dan saat ini pada pulang kerumah sambil mereka membersihkan rumah masing-masing dari endapan lumpur di dalam dan luar rumahnya.

Juga ada warga yang menumpang tinggal sementara ditempat keluarga dan digubuk atau balai di halaman rumah karena rumah telah rusak berat tidak bisa ditempati lagi.

Untuk jumlah rusak yang rusak berat kata Keuchik Azwani, ada 25 unit dan para pemilik rumah sangat butuh bantuan pembangunan rumah hunian tetap (Huntap) dari pemerintah.

Sedangkan untuk rumah yang rusak sedang 165 unit, dan fasilitas umum rusak yaitu kantor keuchik, posyandu, meunasah, balai pengajian, sawah seluas 25 hektare, tambak 65 hektare, dan saluran air sawah 3.500 meter, juga saluran tambak 4000 meter.

Berbagai kerusakan ekses banjir itu sangat butuh bantuan penanganan pemerintah, agar aktivitas ekonomi masyarakat dapat kembali berjalan untuk memenuhi kebutuhan hidup dan pendidikan anak-anaknya.

Salah satu rumah rusak rusak berat atau hancur tidak bisa digunakan lagi yaitu milik Hasan Idrus (40) petani di Dusun Tgk Dilampoh, diterjang banjir pada hari Rabu (26/11/2025) pagi.

Rumah itu ditempat bersama dua kepala keluarga lainnya yaitu anaknya Husnidar (35) memiliki dua anak, dan Ernita (30) satu anak. Saat ini mereka tinggal sementara di balai dihalaman rumahnya, terang Keuchik Azwani.

Ketua Apdesi Kecamatan Jangka, Saipuni (Tu Bugak) mengatakan pasca kejadian pihak terkait dari Kabupaten Bireuen didampingi Camat Jangka telah melihat langsung dampak kerusakan yang terjadi di Gampong Ulee Cee dan gampong lainnya.

“Saya mengharapkan kepada Pemkab Bireuen untuk dapat membantu membangun rumah hunian tetap yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat korban banjir dan tanah longsor rumahnya tidak bisa ditempati lagi,” ujarnya.

Rumah hunian tetap itu sangat kursial dibutuhkan masyarakat karena sudah menjelang bulan suci ramadan dan tentunya masyarakat membutuhkan tempat tinggal yang nyaman Dalam melaksanakan ibadah puasa dan menata kembali kehidupan pasca bencana alam, ujarnya.

Sementara itu, Ernita yang ditemui freelinenews.com dilokasi juga mengharap perhatian pemerintah agar dapat membangun rumah baru karena rumah mereka tempat bersama itu sudah hancur tidak bisa ditempati lagi.

“Kami harap pemerintah agar dapat membantu membangun rumah baru untuk kami, saat ini kami tinggal di balai kecil ini, ada ruangan belakang yang tersisa tidak bisa ditempati karena lantainya sudah amblas,” ungkapnya.[]

ShareTweetSend
ADVERTISEMENT

Baca Juga

Tiga Kecamatan di Bireuen Kembali Dikepung Banjir

Tiga Kecamatan di Bireuen Kembali Dikepung Banjir

January 8, 2026
TA Kepala BNPB, Lahan Bangun Huntap Milik Sendiri dan Disediakan Pemda

TA Kepala BNPB, Lahan Bangun Huntap Milik Sendiri dan Disediakan Pemda

January 8, 2026

BNPB dan Pemkab Bireuen Mulai Bangun Huntap Korban Banjir Bandang dan Tanah Longsor

January 7, 2026
Staf Puskesmas Jeunieb Gotong-royong Bersihkan Lumpur Banjir di Puskesmas Kutablang

Staf Puskesmas Jeunieb Gotong-royong Bersihkan Lumpur Banjir di Puskesmas Kutablang

January 7, 2026

Pemkab Bireuen Bangun 3.692 Hunian Tetap Korban Banjir Bandang

January 7, 2026
Batas Ketinggian Truk Melintas Jembatan Baeley Kutablang 4 Meter

Batas Ketinggian Truk Melintas Jembatan Baeley Kutablang 4 Meter

January 6, 2026
Jelang Ramadan Korban Banjir Alue Limeng Butuh Bantuan Rumah Hunian

63 Rumah Warga Salah Sirong Jaya Jadi Aliran Sungai Diterjang Banjir Bandang

January 5, 2026
BPKD Bireuen : Gaji Januari ASN Bireuen Segera Dicairkan

BPKD Bireuen : Gaji Januari ASN Bireuen Segera Dicairkan

January 5, 2026

Search

No Result
View All Result

Recent News

Tiga Kecamatan di Bireuen Kembali Dikepung Banjir

Tiga Kecamatan di Bireuen Kembali Dikepung Banjir

January 8, 2026
Puluhan Warga Korban Banjir Bandang di Ule Cee Jangka Butuh Huntap

Puluhan Warga Korban Banjir Bandang di Ule Cee Jangka Butuh Huntap

January 8, 2026
TA Kepala BNPB, Lahan Bangun Huntap Milik Sendiri dan Disediakan Pemda

TA Kepala BNPB, Lahan Bangun Huntap Milik Sendiri dan Disediakan Pemda

January 8, 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
  • Disclaimer
Email : redaksi.freelinenews@gmail.com

© 2025 freelinenews.com bay PT. Darussalam Megah Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • INTERNATIONAL
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • OPINI

© 2025 freelinenews.com bay PT. Darussalam Megah Media