• Tentang Kami
Friday, January 9, 2026
  • Login
Freelinenews
  • HOME
  • INTERNATIONAL
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • OPINI
No Result
View All Result
Freelinenews
No Result
View All Result
  • HOME
  • INTERNATIONAL
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • OPINI

Tiga Kecamatan di Bireuen Kembali Dikepung Banjir

#Normalisasi Sungai Prioritas Pencegahan

Rahmat Hidayat by Rahmat Hidayat
21 hours ago
in Daerah
Tiga Kecamatan di Bireuen Kembali Dikepung Banjir

Pemukiman warga di Gampong Putoh, Kecamatan Samalanga terendam air hujan tidak bisa mengalir dikarenakan endapan lumpur dan tanah pasca bencana hydro metereologi belum dapat dibersihkan seluruhnya, Rabu (7/1/2026) malam. Rahmat Hidayat/Freeelinnews.com.

0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

FREELINENEWS.COM | BIREUEN – Tiga Kecamatan yaitu Jeunieb, Pandrah dan Samalanga, Kabupaten Bireuen. Dilanda banjir luapan sungai dan genangan air ekses hujan deras yang mengguyur wilayah pegunungan dan pemukiman masyarakat sejak, Rabu (7/1/2026) sore sampai malam hari.

Keuchik Meunasah Tambo Jeunieb, M Fadhlil kepada freelinenews.com dilokasi mengatakan, gampong nya sampai malam ini sudah kelima kali dilanda banjir luapan mulai pertama bencana hydro metereologi terjadi hari Rabu (25/11/2025) lalu.

Baca Juga

Puluhan Warga Korban Banjir Bandang di Ule Cee Jangka Butuh Huntap

Puluhan Warga Korban Banjir Bandang di Ule Cee Jangka Butuh Huntap

January 8, 2026
TA Kepala BNPB, Lahan Bangun Huntap Milik Sendiri dan Disediakan Pemda

TA Kepala BNPB, Lahan Bangun Huntap Milik Sendiri dan Disediakan Pemda

January 8, 2026

Banjir hari ini dari sore sampai malam ini karena meluapnya aliran air Krueng Jeunieb karena diperkirakan terjadi hujan deras di pegunungan dan juga banyak kayu yang tersangkut di tiang jembatan beton Meunasah Tambo dijalan utama sehingga air sungai meluap ke pemukiman warga.

Ditambah lagi aliran air naik meluap karena terhalang dengan satu unit jembatan beton yang ambruk di Dusun Hanasah yang terjadi, Senin subuh, 6 Januari 2026 pukul 04.00 WIB.

Akibat banjir ini ada sekitar 150 rumah warga berada di Dusun Malahayati, Dusun Hasanah, Dusun Misbah, dan sebagian di Dusun Pulo Reudep terendam banjir dengab ketinggian bervariasi dan warga telah mengurangi ke pos jaga dipinggir jalan dan masjid.

Keuchik mengharapkan kepada Pemkab Bireuen untuk menormalisasi aliran sungai telah dangkal karena berulang kali banjir dan sekaligus peninggian bantaran sungai telah rusak dan perlu dibangun lebih tinggi untuk mencegah luapan air tidak mudah masuk pemukiman warga.

Selain itu juga pembersihan jembatan sudah roboh sekalian pembangunan jembatan yang baru dan jembatan lama juga perlu dibangun baru lebih tinggi lagi, sebab selalu tersangkut kayu ditiang tengah mengakibatkan air sungai meluap kepemukiman.

“Saya mengharapkan agar segera ada penanganan karena masyarakat sudah trauma dengan sering kejadian banjir dan ini sudah lima kali terjadi mulai 26 November 2025 lalu,” harapnya.

Banjir di Pandrah

Sementara itu, Armiati (50) warga Dusun Keude pemilik rumah terendam banjir berada di Gampong Pandrah Janeng, Kecamatan Pandrah kepada freelinenews.com, Rabu (7/1/2026) malam mengatakan.

Luapan banjir kepemukiman pukul 21.30 WIB dan ini ke empat kali, sejak kejadian bencana hydro metereologi terjadi hari Rabu (26/11/2025) lalu. Akibatnya, Armiati bersama anaknya Rahmati (38) dan cucunya mengungsi ke kios ditepi jalan depan rumahnya.

“Gampong kami ini memang rawan banjir sejak saya kecil dulu, karena rumah kami sering terendam banjir oleh almarhum suami saya, sudah dibangun tempat khusus di dalam rumah untuk meletakkan barang ketika banjir,” ungkapnya.

Ia berharap kepada Pemkab Bireuen menormalisasi Krueng Pandrah dan perbaikan tanggul sungai, ada yang patah dapat diperbaiki sehingga dapat mencegah air meluap ke pemukiman Pandrah Janeng dan sekitarnya.

Banjir di Samalanga

Sedangkan di Kecamatan Samalanga dari laporan Grup Siaga Bencana Samalanga, ada 16 gampong yang terjadi banjir dari Rabu (7/1/2026) sore s.d Kamis (8/1/2026) pukul 01.00 WIB.

TRC/Samalanga Peduli, Mirza yang ditanyai freelinenews.com, Kamis (8/1/2026) pagi mengatakan, lokasi bencana yaitu Gampong Lueng Kebeu, Kandang, Namploh Krung, Geulumpang Bungkok, Kandang, Mideun Jok.

Kemudian Namploh Blang Garang, Gampong Baro, Namploh Papeuen, Tanjong Baro, Mideun Geudong, Gampong Putoh, Meuliek, Gampong Glumpang Payong, Ulee Jumatan dan Namploh Baro, rincinya.

Sumber daya tim terlibat mulai dari Camat Samalanga, Muhammad Rizal, Khairuman (TRC/Kapulaga), Kamal/Tom, Bustmam, Mursal (TRC), Ihsan (TRC/Tagana), Faisal Rizal (PMI), Rizwan, Samsul, Khalil, Mirza TRC/Samalanga Peduli).

Adapun kronologis terjadi banjir akibat derasnya hujan dengan intensitas sedang dan lebat yang disertai petir, sehingga mengakibatkan meluapnya air hujan dari saluran, memasuki permukiman dan lahan pertanian masyarakat yang berada di Kecamatan Samalanga.

Upaya penanganan Camat Samalanga beserta gabungan relawan di posko kebencanaan melakukan pemantauan dan koordinasi dengan kepala desa untuk upaya akan dilakukan. Tim relawan melakukan persiapan evakuasi dengan membuka layanan center posko. Kondisi air sudah mulai surut dan masyarakat mengungsi bersifat sementara, jelas Mirza.

Camat Samalanga Muhammad Rizal kepada freelinenews.com, Rabu (7/1/2026) malam di Samalanga mengatakan banjir kepemukiman warga karena genangan air hujan tidak bisa mengalir lancar karena endapan lumpur ekses banjir bandang belum seluruhnya dapat dibersihkan.

Oleh karena itu guna mencegah rawan terjadi banjir luapan, kepada Pemkab Bireuen diharapkan dapat membantu alat berat untuk pembersihan endapan tanah dan lumpur dipemukiman serta halaman rumah warga dan saluran sehingga air dapat mengalir lancar kesaluran pembuang atau ke sungai, harap Camat.[]

ShareTweetSend
ADVERTISEMENT

Baca Juga

Puluhan Warga Korban Banjir Bandang di Ule Cee Jangka Butuh Huntap

Puluhan Warga Korban Banjir Bandang di Ule Cee Jangka Butuh Huntap

January 8, 2026
TA Kepala BNPB, Lahan Bangun Huntap Milik Sendiri dan Disediakan Pemda

TA Kepala BNPB, Lahan Bangun Huntap Milik Sendiri dan Disediakan Pemda

January 8, 2026

BNPB dan Pemkab Bireuen Mulai Bangun Huntap Korban Banjir Bandang dan Tanah Longsor

January 7, 2026
Staf Puskesmas Jeunieb Gotong-royong Bersihkan Lumpur Banjir di Puskesmas Kutablang

Staf Puskesmas Jeunieb Gotong-royong Bersihkan Lumpur Banjir di Puskesmas Kutablang

January 7, 2026

Pemkab Bireuen Bangun 3.692 Hunian Tetap Korban Banjir Bandang

January 7, 2026
Batas Ketinggian Truk Melintas Jembatan Baeley Kutablang 4 Meter

Batas Ketinggian Truk Melintas Jembatan Baeley Kutablang 4 Meter

January 6, 2026
Jelang Ramadan Korban Banjir Alue Limeng Butuh Bantuan Rumah Hunian

63 Rumah Warga Salah Sirong Jaya Jadi Aliran Sungai Diterjang Banjir Bandang

January 5, 2026
BPKD Bireuen : Gaji Januari ASN Bireuen Segera Dicairkan

BPKD Bireuen : Gaji Januari ASN Bireuen Segera Dicairkan

January 5, 2026

Search

No Result
View All Result

Recent News

Tiga Kecamatan di Bireuen Kembali Dikepung Banjir

Tiga Kecamatan di Bireuen Kembali Dikepung Banjir

January 8, 2026
Puluhan Warga Korban Banjir Bandang di Ule Cee Jangka Butuh Huntap

Puluhan Warga Korban Banjir Bandang di Ule Cee Jangka Butuh Huntap

January 8, 2026
TA Kepala BNPB, Lahan Bangun Huntap Milik Sendiri dan Disediakan Pemda

TA Kepala BNPB, Lahan Bangun Huntap Milik Sendiri dan Disediakan Pemda

January 8, 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
  • Disclaimer
Email : redaksi.freelinenews@gmail.com

© 2025 freelinenews.com bay PT. Darussalam Megah Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • INTERNATIONAL
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • OPINI

© 2025 freelinenews.com bay PT. Darussalam Megah Media