FREELINENEWS.COM | BIREUEN – Lagi, Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Tematik, BEM Universitas dan Wakil Rektor dan dosen Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Kabupaten Bireuen, melanjutkan kegiatan bakti sosial di gampong yang terdampak banjir bandang atau hydro metereologi, Kamis (1/1/2026) pagi.
Lokasi sasaran hari ke delapan KKM Tematik itu di Gampong Ujong Blang, Kecamatan Kutablang salah satu desa terparah diterjang banjir, membuat sejumlah rumah hilang dibawa air bah dan sampai hari ini masih tertimbun lumpur dan tanah tebal menggunung sulit dibersihkan tenaga manusia.
Ketua KKM Tematik dan juga Wakil Rektor III UNIKIBireuen, Dr H Kamaruddin kepada freelinenews.com dilokasi mengatakan hari ke delapan ini ada 74 mahasiswa KKM, 15 mahasiswa dari BEM dan 18 dosen pendamping melaksanakan bakti sosial di Gampong Ujong Blang.
Lokasi pembersihan ada beberapa titik yaitu pertama halaman meunasah terdampak banjir dan saat ini selain tempat ibadah juga sebagai tempat pengungsian bagi warga korban banjir.
Tentunya perlu kerja keras untuk bisa membersihkan halaman meunasah ini yang tertimbun lumpur setelah 50 cm. “Kita usahakan hari ini lumpur yang ada dihalaman meunasah bisa kami bersihkan dan dapat diakses warga untuk beribadah,” ujarnya.
Selain itu juga membersihkan tempat wudhuk, kamar mandi, dan saluran air meunasah tersumbat lumpur sehingga aliran aliran berjalan lancar dan tidak merembes kelingkungan sekitarnya. “Kita usahakan agar meunasah ini bersih dan bisa dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat,” tuturnya.
Hari ini kami fokus melaksanakan pembersihan di Gampong Ujong Blang dan setelah shalat dzuhur dilanjutkan membantu membersihkan halaman rumah warga sekitar yang tertimbun lumpur dan minimal bisa membantu membuka akses jalan masuk kerumah warga, terang Dr H Kamaruddin.
Dalam kegiatan pengabdian UNIKI tersebut, juga turut diserahkan bantuan logistik bagi masyarakat korban banjir dari Ketua Pembina Yayasan Kebangsaan Bireuen, Dr H Amiruddin Idris juga anggota DPR Aceh, sebutnya saat penyerahan kepada Mulyadi, 55, selaku Keuchik Ujong Blang.
Keuchik Ujong Blang, Mulyadi sangat berterima kasih kepada UNIKI Bireuen yang telah membantu membersihkan meunasah dan lingkungan, pasca diterjang banjir, Selasa (25/11/2025) malam mengakibatkan rumah warga hilang dan rusak tertimbun lumpur.
“Banyak rumah warga kami rusak dan seluruhnya tertimbun lumpur dan tanah 1 sampai 2 mater, juga sekitar 10 rumah hilang dibawa banjir luapan Krueng Tingkeum Kutablang,” jelasnya.
Gampong itu dihuni oleh 140 kepala keluarga dengan jumlah penduduk 500 jiwa lebih dan saat ini warga ada yang masih mengungsi di meunasah karena rumah sudah rusak dan hilang dan masih tertimbun tanah dan lumpur, jelas Keuchik dan berharap bantuan alat berat membersihkan rumah warganya.[]











