Breaking News

Langkah Bupati Rocky Tingkatkan Ekonomi Rakyat Sektor Perkebunan (Bagian II)

Aceh Timur – Memanfaatkan potensi daerah untuk kemajuan ekonomi rakyat adalah salah satu komintmen Bupati Aceh Timur H. Hasballah H. M. Thaib, sejak beliu bersama wakilya Syahrul Bin Syama’un, menduduki jabatan Bupati sejak periode pertama.

Setelah bertemu dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia beberapa waktu lalu. Pria yang akrab disapa Rocky tersebut, juga melangkah untuk menyapa Putra Aceh Timur, yaitu Menteri Agraria dan Tata Ruang /BPN RI H. Sofyan DJalil di Jakarta, Selasa 11 Februari lalu.

Pada pertemuannya dengan Menteri Sofyan DJalil, Bupati Rocky menyampaikan persoalan Hak Guna Usaha  (HGU ) milik  perkebunan  swasta yang bermasalah sehingga pemerintah kabupaten Aceh Timur  membutuhkan langkah strategis untuk penyelesaiannya.

“Meski Beliau seorang Menteri Putra Aceh Timur, Peureulak, namun kondisi perusahan perkebunan  yang HGU bermasalah perlu diselesaikan dengan tuntas, sehingga tidak lagi terjadi sengketa yang berlarut,” Bupati Aceh Timur H. Hasballah H.M.Thaib

Sebagai bentuk ketegasan dan keseriusannya, Bupati Rocky juga meminta menteri  ATR/BPN memberi sanksi tegas  kepada perusahaan yang tidak memenuhi kewajibannya untuk membangun kebun plasma sekitar 20 persen dari total konsesi yang dimilikinya.

“Apabila perlu kita meminta Menteri ATR/ BPN mencabut izin perusahan yang lahan HGUnya tidak dimanfaatkan dengan baik,” tegas Rocky.

Selain memaparkan, persoalan  izin HGU dalam pertemuannya Bupati Rocky juga menyampaikan ketidaksesuaian pemanfaatan ruang yang bersinggungan langsung dengan hutan lindung di tiga kecamatan di Aceh Timur, diantaranya  kecamatan Simpang Jernih , Serbajadi, dan Penaron.

“Ini juga permasalahan serius yang harus diselesaikan mengingat luas hutan lindung 272.618.19 yang tersebar dipesisir dan pedalaman tidak sesuai pemanfaatan ruangnya,” imbuhnya.

Selain itu, Bupati Rocky meminta rekomendasi kepada Menteri agar  HGU yang terlantar  di berikan untuk masyarakat, termasuk mantan kombatan GAM.

“Kita juga meminta untuk mendistribusikan  Tanah Objek Reformasi Agraria (TORA) kepada masyarakat dan eks kombatan sesuai yang tertuang dalam MOU Helsinki  untuk  kesejahteraan rakyat Aceh Timur,” pungkas Bupati Rocky.(*)

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button
%d bloggers like this: