Anicenia melanjutkan, kehadiran Migas Center di berbagai perguruan tinggi memiliki peran penting dalam memberi edukasi migas kepada masyarakat.
“Kalau Migas Center ini tidak penting, tidak mungkin gubernur di sejumlah daerah ingin meresmikan secara langsung. Dan Migas Center di Unimal ini merupakan Migas Center satu-satunya yang diresmikan langsung oleh gubernur. Di daerah lain, gubernurnya ingin meresmikan, tetapi tidak bisa karena bentrok dengan acara lain,” ungkap Anicenia.
Ketika merespon pertanyaan mahasiswa mengenai energi terbarukan, Avicenia mengatakan perkembangan dunia migas sekarang sudah berkembang demikian cepat sehingga berbagai sumber energi baru terus dikembangkan.
Ia juga mengungkapkan kejayaan Lhokseumawe sebagai Kota Petrodollar bisa diupayakan melalui migas yang ada di offshore atau lepas pantai. “Masa depan Aceh itu ada di offshore,” papar Kepala Satuan Kerja Khusus (SKK) Migas Wilayah Sumbagut.
Baca Halaman Selanjutnya………….