FREELINENEWS.COM | ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al- Farlaky, S.H.I, M.Si di damping istri tercintanya Ny. DR. Lismawani Iskanda Al- Farlaky, S.Pd, M.Ag bersama jajaran KPA Wilayah Peureulak menggelar konfrensi pers membantah fitnah dan isu dugaan perselingkuhan terhadap dirinya.
Konfrensi pers yang dihadiri ratusan pendukungnya serta anggota KPA dan PA wilayah Aceh Timur dan Ketua DPRK Aceh Timur itu digelar di Dubai Caffe Idi, Rayeuk, Kamis (30/04/2026) petang.
Bupati Al-Farlaky dalam paparannya dengan tegas membantah seluruh tuduhan yang ditujukan kepada dirinya. “Apa yang disampaikan oleh M.A melalui video, itu tidak benar dan tidak berdasar. Ini jelas fitnah yang mencoreng nama baik saya dan keluarga,” tegas Iskandar di hadapan wartawan.
Ia menjelaskan, tudingan bahwa dirinya “digerebek dalam mobil orange oleh IM” sama sekali tidak sesuai fakta, alias fitnah. Dengan jelas Iskandar mengatakan, saat itu dengan mobil BNPB konvoi bersama puluhan mobil lainnya dirinya sedang menjalankan tugas kemanusiaan meninjau lokasi banjir dan membantu masyarakat yang masih terisolir.
“Kami turun ke lapangan mengantar obat-obatan menggunakan mobil ambulans. Di dalam mobil orange juga ada tenaga medis dan beberapa orang lainnya, termasuk sepupu dari IM dan di kabin belakang juga penuh orang,” jelasnya
Al-Farlaky juga menjelaskan, ada pihak-pihak yang melakukan manipulasi potonya dengan menggunakan AI kemudian membagikan di media sosial. Ia juga menduga misi fitnah yang dituduhkan kepada dirinya itu diduga ada aktor bermain dengan menyuplai dana. “Ini semua masih dalam pendalaman tim kita,” papar putra kelahiran Peureulak tersebut.
Bupati Al-Farlaky juga mengaku telah mengantongi sejumlah akun TikTok, Facebook, hingga Instagram yang selama ini diduga menyebarkan informasi palsu dan memfitnah dirinya diruang publik dengan menggunakan teknologi edit gambar berbasis AI.
“Foto saya diedit dengan AI dan dimanipulasi sehingga seolah-olah benar. Foto yang sebenarnya Ini adalah saat saya pelantikan bersama istri dan anak – anak saya,” ujarnya.
Atas hal tersebut, Iskandar menyatakan telah resmi membuat laporan hukum terhadap M.A serta sejumlah akun media sosial yang dianggap menyebarkan fitnah.
Al Farlaky menagatakan, bahwa dirinya tidak anti keritik terhadap lajunya pembangunan di Aceh Timur.“Silakan kritik kinerja saya dengan bijak, jangan menyerang. Jangan menyerang dan membawa-bawa nama keluarga, seperti akun tiktok Yee Nawan yang telah menyerang nama baik almrahum ibu saya. Dan persolah tersebut sudah kita laporkan, ” katanya.
Katanya, dirinya tidak kenal dengan Yee Nawan dan Dun Belanda dan tidak punya persoalan apapun dengan mereka. “Kita tidak terima atas ftnah ini dan semua akun termasuk akun Alan Store milik MA yang diduga telah melakukan penyebaran fitnah kepada saya. Usai konfrensi ini langsung kita laporkan ke Polres Aceh Timur.” ujarnya.
Seraya menyebutkan beberapa akun yang kuat dugaan melakukan fitnah kepada dirinya, akan dilaporkan langsung ke Polres Aceh Timur,
Pada kesempatan terakahir konfrensi pers Bupati Al farlaky juga mengimbau masyarakat Aceh Timur agar tidak mudah terprovokasi oleh isu yang belum jelas kebenarannya. Ia mengajak masyarakat untuk lebih bijak menggunakan media sosial.
“Kita sedang fokus bekerja membantu masyarakat terdampak banjir dan membangun daerah, Mohon dukungan dan jangan mudah terpancing isu. Perjalanan kita baru setahun, empat tahun masih sangat Panjang untuk membangun daerah ini, saya mohodn dukungan masyarakat Aceh Timur semuanya,” pungkas Bupati Al Farlaky.
Usai menggelar konfrensi Pers di Dubai Caffee, Bupati Al Farlaky bersama rombongan KPA Wilayah Peuereulak, bertolak ke Mapolres Aceh Timur guna melaporkan beberapa akun yang telah meyebar isu fitnah kepada Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al Farlaky. []











