• Tentang Kami
Friday, January 23, 2026
  • Login
Freelinenews
  • HOME
  • INTERNATIONAL
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • OPINI
No Result
View All Result
Freelinenews
No Result
View All Result
  • HOME
  • INTERNATIONAL
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • OPINI

Cita- Cita Pak Tani : Aceh Timur Harus Punya Komoditi Pertanian Organik Berdaya Saing Tinggi

Redaksi by Redaksi
7 years ago
in Uncategorized
Cita- Cita Pak Tani :  Aceh Timur Harus Punya Komoditi Pertanian Organik Berdaya Saing Tinggi

Pak Tani saat menyampaikan materi sosialisasi Pertanian Organik di Desa Teupin Pukat Kecamatan Nurussalam Aceh Timur. Foto : Freelinenews | Zakir Jandreng

1
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

FREELINENEWS.COM – Pertanian organik bukanlah metode pertanian baru. Namun cara bertani dengan metode tersebut telah dilakukan oleh leluhur kita sejak tempo dulu.

Hal itu dikatakan Ilyas Politisi Partai SIRA pada acara sosialisasi Pertanian Organik di Desa Teupin Pukat Kecamatan Nurussalam, Aceh Timur, bersama Rakan Pak Tani, Rabu (4/4) sore.

Baca Juga

Lantai Jembatan Baeley Kutablang Patah

Lantai Jembatan Baeley Kutablang Patah

January 14, 2026
PPN Idi Kerahkan Alat Berat Bersihkan Sampah Banjir di Kota Idi

PPN Idi Kerahkan Alat Berat Bersihkan Sampah Banjir di Kota Idi

December 5, 2025

Menurut Ilyas, di abad melenial ini petani mulai menggunakan kembali metode pertanian organik untuk kesehatan dan seiring pangsa pasar komoditi pertanian organik yang mempunyai nilai ekonomis, dibandingkan dengan produk pertanian konvisional.

BACA JUGA : Konsep Pak Tani : Produksi Pupuk Organik Peluang Usaha IRT

“Selama ini kita dapat membaca diberbagai situs pertanian, bahwa harga komoditi pertanian organik sangat tinggi, bahkan komoditi pertanian organik akrab digunakan untuk bahan pembuatan makanan sehat atau suplemen makan,” papar Ilyas yang juga Caleg DPRK Partai SIRA dari Dapil Aceh Timur 5.

Lanjut Ilyas, pertanian organik merupakan salah satu solusi metode pertanian murah dan ramah lingkungan, serta dapat dijadikan pertanian berkelanjutan.

Agar masyarakat desanya dapat mengetahui tatacara pertanian organik, maka Ia mengundang Zulfan alias Pak Tani untuk mengajari para petani di desanya.

Pada acara sosialisasi tersebut Zulfan alias Pak Tani mengatakan, bahwa penggunaan pupuk kimia berlebihan pada pertanian, selain memboroskan biaya produksi, juga dapat menurunkan kualitas tanah dan dapat membunuh mikroorgnisme penyubur tanaman pada tanah.

“Penggunaan pupuk kimia pada pertanian bukan hal yang dilarang, akan tetapi kita harus mempunyai ukuran yang sesuai. Jika kita mengunakan metode organik, kita tidak bicara lagi pupuk kimia,” kata Pak Tani kepada Para Petani Gampong Teupin Pukat.

BACA JUGA : Pak Tani Gandeng Pengusaha Muda Salur Bibit Kurma ke Dayah

Lanjutnya, pertanian organik bukan saja tidak menggunakan pupuk kimiawi, namun untuk mencegah hama pada tanaman, Pak Tani juga mengajarkan masyarakat membuat pengusir hama atau pestisida dari bahan organik juga.

“Kita berdosa jika membinasakan makhluk lainnya. Untuk itu kita harus membuat pestisida organik dengan bahan-bahan yang ada disekitar kita untuk mengusir dan mencegah hama tanaman,” jelas Pak Tani.

Dalam meterinya, Pak Tani juga mengajak para petani untuk dapat berkomunikasi dengan alam, atau berkomunikasi dengan tanaman yang ditanamnya.

“Lihat orang tua kita tempo dulu, yang kerab mengunjungi sawahnya terkadang sering menyemangati padinya dengan memegang batang padi, seraya mengucapkan kata Kruuseumangat, “ ujar Pak Tani.

Pada kesempatan itu, Pak Tani juga mengatakan dirinya tidak akan mundur dan akan terus melakukan kampanye pertanian organik kepada seluruh masyarakat dalam wilayah Aceh Timur.

“Upaya ini kita lakukan agar metode pertanian di Aceh Timur, murah, dan ramah lingkungan serta sehat. Harapan kita dengan pertanian organik Aceh Timur kedepan mempunyai komoditi pertanian organik yang bernilai ekonomis tinggi dan berdaya saing untuk pasar Nasional dan Internasional,” pungkas Pak Tani. (*)

Share1TweetSend
ADVERTISEMENT

Baca Juga

Lantai Jembatan Baeley Kutablang Patah

Lantai Jembatan Baeley Kutablang Patah

January 14, 2026
PPN Idi Kerahkan Alat Berat Bersihkan Sampah Banjir di Kota Idi

PPN Idi Kerahkan Alat Berat Bersihkan Sampah Banjir di Kota Idi

December 5, 2025

Medco E&P Malaka Gandeng Komunitas Trail IM TRAX Indra Makmur Salurkan Bantuan Banjir

November 24, 2025
Di Peureulak Ka Mulai Tahapan Pemilihan Keuchik Definitif

Di Peureulak Ka Mulai Tahapan Pemilihan Keuchik Definitif

April 6, 2025
Ulama Kharismatik Antar Pendaftaran Bacabup ‘Garang’

Ulama Kharismatik Antar Pendaftaran Bacabup ‘Garang’

August 30, 2024
Setelah Juru Bicara, Kini Wakil Ketua 5 DPW PA Aceh Timur Ikut Mundur

Setelah Juru Bicara, Kini Wakil Ketua 5 DPW PA Aceh Timur Ikut Mundur

August 22, 2024
Pj Sekda Aceh Timur Kalungkan Medali Emas Cabor Pencak Silat

Pj Sekda Aceh Timur Kalungkan Medali Emas Cabor Pencak Silat

July 12, 2024
Mobil Bendahara Desa di Idi Dibobol Maling

Mobil Bendahara Desa di Idi Dibobol Maling

June 11, 2024
Please login to join discussion

Search

No Result
View All Result

Recent News

Masyarakat Minta Pemerintah Segera Bangun Jembatan Putus

Masyarakat Minta Pemerintah Segera Bangun Jembatan Putus

January 22, 2026
Tiga Belas Pintu Ruko di Aceh Timur Ludes Terbakar

Tiga Belas Pintu Ruko di Aceh Timur Ludes Terbakar

January 22, 2026
Tenaga Medis Puskesmas Jeunieb Gotroy Bersihkan Polindes Gampong Putoh

Tenaga Medis Puskesmas Jeunieb Gotroy Bersihkan Polindes Gampong Putoh

January 22, 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
  • Disclaimer
Email : redaksi.freelinenews@gmail.com

© 2025 freelinenews.com by PT. Darussalam Megah Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • INTERNATIONAL
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • OPINI

© 2025 freelinenews.com by PT. Darussalam Megah Media