Aceh Timur – Warga Kecamatan Nurussalam, Kabupaten Aceh Timur protes terhadap proyek rekontruksi peningkatan kapasitas struktur jalan Alue Ie Mirah- Gampong Lhee dari sumber Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2022 Pemerintah Kabupaten Aceh Timur Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, dengan nilai kontrak Rp.17 miliar lebih.
Menurut masyarakat, seperti yang tertulis diplang kegiatan, bahwa kegiatan tersebut berlokasi di Kecamatan Nurussalam, namun pelaksanaan titik nol kegiatan tersebut diperkirakan dilaksanakan di Kecamatan Indra Makmur.
“Ketika tim kabupaten turun ke lokasi, saya telah menunjukkan titik nol kegiatan jalan tersebut di Gampong Lhee, namun hari ini rekontruksi jalan tersebut dimulai dari Gampong Blang Nisam. Kami sangat kecewa, karena reksontruksi jalan tersebut diperkirakan tidak akan sampai ke titik nol di Gampong Lhee,” akui Keuchik Gampong Lhee, Kecamatan Nurussalam, Abdul Hadi (46) kepada freelinenews.com, Rabu (24/08/2022) malam.

Sementara itu Panglima KPA Sagoe Seutia Muda Bagok, Musaitir atau yang sering disapa Panglima Gojo, kepada freelinenews.com juga mengukapkan kekecewaannya. “Jika kita melihat di papan kegiatan, jelas- jelas kegiatan rekontruksi jalan tersebut berlokasi di Kecamatan Nurussalam, tapi hari ini pembangunannya dilakukan di Kecamatan Indra Makmur titik nol nya,” ungkap Panglima Gojo.
Ia meminta Pj. Bupati Aceh Timur untuk meninjau kembali lokasi kegiatan rekontruksi jalan tersebut. “Saya sangat percaya dengan Pj Bupati terkait persoalan ini, kerana beliau mantan Kepala Dinas PU Kabupaten Aceh Timur, tentunya beliau sangat paham tentang pemindahan lokasi proyek. Masak lokasi tersebut di Kecamatan Nurussalam, dibangun di Kecamatan lain, ini sangat aneh,” demikian Panglima Gojo. []










