oleh

PAD Kota Langsa 2018 Capai Target

LANGSA| FN – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Langsa dalam tahun anggaran 2018 mencapai 94,35 persen dari target. Nilai ini merupakan hasil dari akumulasi pendapatan berbagai sumber PAD yang telah ditetapkan dalam Qanun Pemerintah Kota Langsa.

Wakil Walikota Langsa Dr. H. Marzuki Hami, MM, kepada Freelinenews, Jumat (4/12) menyebutkan beberap yang menyumbang PAD tahun 2018 yaitu, pendapatan pajak daerah dari berbagai sector layanan dan jasa, hasil retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, penerimaan zakat, infaq dan sadaqah dan pendapatan lain yang sah.

Baca : Motif Penculikan di Aceh Timur Gara-Gara Sakit Hati

“Dari berbagai sector pendapatan PAD ini ada yang memenuhi target capaian dan tidak, bahkan beberapa sector mengalami surplus seperti pendapatan pajak daerah dari perhotelan, restoran, penerangan jalan, pajak air bawah tanah, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), retribusi layanan kebersihan, retribusi PKB, zakat dan lainnya,” sebut Marzuki.

Dijelaskannya, walaupun banyak sector yang tidak mencapai target PAD, namun angka pendapatan saat tutup buku tahun 2018 tidak juga terlalu jauh dari target dengan capaian antara 60 sampai 80 persen. Sehingga akumulasi dari totalitas pendapatan mampu memenuhi 94,35 persen dari target PAD.

BACA : Wakil Walikota Langsa : Tantangan Saat Ini Bukan Melawan Penjajah

Atas pencapaian tersebut, Marzuki menyampaikan apresiasi kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang telah bekerja secara maksimal untuk memenuhi target PAD Kota Langsa tahun anggaran 2018. Khususnya kepada OPD yang mampu mencapai surplus dalam pemasukan PAD, “Dan kepada OPD yang belum memenuhi target kita harapkan ditahun 2019 dapat memperbaiki diri dan memenuhi target yang telah ditetapkan,” harapnya.

Berdasarkan data yang diperoleh freelinenews.com, target PAD Kota Langsa tahun 2018 sebesar Rp125.634.683.815,00. Realisasi dari target tersebut dengan berbagai sumber pendapatan yaitu Rp118.539.060.604,10 atau 94,35 persen, dan dari capaian tersebut PAD Kota Langsa mengalami deficit sebesar Rp7.095.623.210,90. (*)

Komentar

News Feed