• Tentang Kami
Sunday, August 31, 2025
  • Login
Freelinenews
  • HOME
  • INTERNATIONAL
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • OPINI
No Result
View All Result
Freelinenews
No Result
View All Result
  • HOME
  • INTERNATIONAL
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • OPINI
ADVERTISEMENT

Nilai Sejarah Mata Uang Kerajaan Islam Peureulak Tertua di Kepulauan Nusantara

Redaksi by Redaksi
2 years ago
in Sejarah
Nilai Sejarah Mata Uang Kerajaan Islam Peureulak Tertua di Kepulauan Nusantara

sumber internet

11
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

FREELINENEWS.COM | SEJARAH – Kerajaan Islam Peureulak merupakan Kerajaan Islam tertua di Kepulauan Nusantara, hal itu dibuktikan oleh data-data yang dikumpulkan oleh ahli Sejarah seperti mata uang.

Seperti ditulis oleh  Prof Ali Hasymy, bahwa ahli sejarah awalnya berpendapat bahwa mata uang tertua di Nusantara adalah mata uang yang dibuat Kerajaan Islam Samudera Pasai yang bernama dirham (emas), Kupang (perak) dan Keuh (timah).

Namun, setelah ditemukan mata uang Kerajaan Islam Peureulak sejarah menjadi berobah. Mata Uang Kerajaan Islam Peureulak menjadi mata uang tertua di Kepulauan Nusantara sebelum ditemukan data sejarah yang lebih tua lainnya.

ADVERTISEMENT

Dalam perjalanan penelitian Prof Ali Hasymy yang diberi nama “Safari Telaga Emas,” beliau mengisahakan dalam bukunya berjudul “Masuk dan Berkembangnya Islam di Nusantara.” Dalam penelitiannya ke Pedalaman Peureulak, Prof Ali Hasymy dapat melihat tiga macam mata uang asli Kerajaan Islam Peureulak.

Mata uang emas “Dirham” ditemukan oleh seorang wanita Ruhani istri Zakria di Gampong Paya Meuligoe, Kecamatan Peureulak, lebih kurang 150 meter dari lakasi Bandar Khalifah.

Tulisan pada mata uang tersebut kurang jelas karena telah lama tertimbun tanah. Rohani menemukan mata uang Dirham itu waktu dia sedang menggali lubang menanam pohon pisang. Tulis Pro Ali Hasymy dalam bukunya.

Pada sisi mata uang tersebut tertulis huruf Arab kata-kata mirip dengan “Al A’la” dan di sisi lain terdapat tulisan yang dapat dibaca “Sulthan”.

Prof Ali Hasyimy, berpendapat yang dimaksud dengan Al A’la pada mata uang tersebut adalah Putroe Nurul A’la yang menjadi perdana mentri  pada masa Pemerintahan Sulthan Makhdum Alaidin Ahmad Syah Jauhan Berdaulat 501-527 H (1108-1134 M).

Mata uang lainnya dari Kerajaan Islam Peureulak adalah “Kupang” yang terbuat dari perak. Mata uang ini ditemukan oleh seorang anak yang bernama Mahmud saat mencangkul ladangnya di daerah Gampong sarah Pineung Blang Simpo, Peureulak.

Dalam buku Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia tersebut menjelaskan, pada sisi mata uang tersebut tertulis “dhuribat mursyidan” dan di sisi yang lain tertulis “Syah Alam Barinsyah”.

Yang dimanksud dengan “Syah Alam Barinsyah” pada mata uang terebut adalah Putri Mahkota dari Sulthan Makhdum Alaidin Abdul Jalil Syah Jauhan Berdaulat memerintah pada tahun 592-622 H (1196-125 M).

Selanjutnya mata uang tembaga (kuningan) yang ditemukan oleh masyarakat di daerah lokasi Bandar Khalifah bekas ibu kota Kerajaan Islam Peureulak. “Mata uang tersebut diperlihatkan kepada saya oleh sdr. M. Arifin Ahmad, ketua Tim Sejarah Aceh Timur. Pada sisi mata uang tersebut bertulisan Arab,” tulis Alrm Prof. Ali Hasymimy dalam bukunya.

Menurut Alrm Prof Ali Hasymy dalam bukunya “Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia” dari penemuan tiga mata uang tersebut, dapat disimpulkan bahwa mata uang tertua di Kepulauan Nunsantara adalah mata uang yang dibuat oleh Kerajaan Islam Peureulak.

<”Mau Umrah Hubungi Segera ”

Dengan data penemuan mata tiga mata uang tersebut, dapat disimpulkan bahwa Kerajaan Islam Peureulak adalah sebuah Kerajaan Islam yang telah maju sejak awal. Oleh karena itu, kita sebagai orang Aceh umumnya dan Aceh Timur khusunya harus punya kemauan untuk memugar situs sejarah Kerajaan Islam Peureulak menjadi tamadun dunia. []

Sumber : Buku ““Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia” oleh Prof. A. Hasymy.

Baca Juga

Pekerja PT Medco E&P Malaka Santuni 295 Anak Yatim

Medco E & P Malaka Bangkitkan Semangat Migas Aceh Pasca Konflik

April 3, 2025
Berkah Tambang Minyak Tradisional Ranto Peureulak (Part 1)

Berkah Tambang Minyak Tradisional Ranto Peureulak Bagian 2

May 24, 2024
Share11TweetSend

Silahkan Berlangganan Berita di Freelinenews.com Tekan Tombol Subscribe

Unsubscribe
ADVERTISEMENT

Baca Juga

Pekerja PT Medco E&P Malaka Santuni 295 Anak Yatim

Medco E & P Malaka Bangkitkan Semangat Migas Aceh Pasca Konflik

April 3, 2025
Berkah Tambang Minyak Tradisional Ranto Peureulak (Part 1)

Berkah Tambang Minyak Tradisional Ranto Peureulak Bagian 2

May 24, 2024
Sepuluh Peristiwa Kapal Selam di Dunia

Sepuluh Peristiwa Kapal Selam di Dunia

April 25, 2021
Begini Cara Pemko Langsa Gaet Wisatawan Sektor Sejarah

Begini Cara Pemko Langsa Gaet Wisatawan Sektor Sejarah

January 17, 2021
Dahulu Candu Sekarang Sabu, Indonesia Maju, Generasi Harus Jauh Dari Pengaruh Sabu

Dahulu Candu Sekarang Sabu, Indonesia Maju, Generasi Harus Jauh Dari Pengaruh Sabu

August 15, 2020
Kisah Wanita Cantik dan Kaya Raya, Punya Hobi Mengerikan, Hidupnya Berakhir Mengenaskan

Kisah Wanita Cantik dan Kaya Raya, Punya Hobi Mengerikan, Hidupnya Berakhir Mengenaskan

August 3, 2020
Mengharukan! Kisah Nyata, Seorang Pemuda Miskin Sukses Jadi Menteri Gegara Hal Ini

Mengharukan! Kisah Nyata, Seorang Pemuda Miskin Sukses Jadi Menteri Gegara Hal Ini

August 3, 2020
Mengenang Sejarah dan Silsilah Ulama Aceh, Permasa Batam Kota Wisata Relegi ke Makam Sunan Thulub

Mengenang Sejarah dan Silsilah Ulama Aceh, Permasa Batam Kota Wisata Relegi ke Makam Sunan Thulub

June 7, 2020
Please login to join discussion

Search

No Result
View All Result

Recent News

Sambut HUT RI Satbrimob Polda Aceh Salurkan 19 Ton Beras Kepada Warga Kurang Mampu

Sambut HUT RI Satbrimob Polda Aceh Salurkan 19 Ton Beras Kepada Warga Kurang Mampu

August 30, 2025
Tim KBRN Gegana Polda Aceh Tidak Menemukan Udara Beracun di Kawasan Panton Rayeuk T

Tim KBRN Gegana Polda Aceh Tidak Menemukan Udara Beracun di Kawasan Panton Rayeuk T

August 27, 2025
Semarak, Medco E&P Malaka Sambut Hari Merdeka Bersama Warga Lingkar Tambang

Semarak, Medco E&P Malaka Sambut Hari Merdeka Bersama Warga Lingkar Tambang

August 26, 2025
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
  • Disclaimer
Email : redaksi.freelinenews@gmail.com

© 2023 Portal Berita Freelinenews - by PT. Darussalam Megah Media.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • INTERNATIONAL
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • OPINI

© 2023 Portal Berita Freelinenews - by PT. Darussalam Megah Media.